Diduga Mau Gugurkan Kandungan, PRT Malah Tewas Bersama Janinnya

Agung Sandy Lesmana

Senin, 11 Maret 2019 | 18:12 WIB
Diduga Mau Gugurkan Kandungan, PRT Malah Tewas Bersama Janinnya
Ilustrasi mayat perempuan. (Bantennews.co.id)

Suara.com - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) berinsial YL (21) ditemukan tewas di rumah majikannya, di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Petisah Hulu, Medan Petisah, Sumatera Utara pada Sabtu (9/3/2019). Diduga, penyebab gadis itu tewas karena mencoba menggugurkan janin bayi dalam perutnya yang masih berusia 7 bulan.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martusasah H Tobing menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, majikan korban bernama Silvia (32) sempat memanggil YL ke kamarnya untuk bekerja merapihkan rumah.

Namun, menurutnya, saat berada di depan pintu kamar korban, Silvia melihat ada darah. Lantaran syok, akhirnya Silvia memanggil suaminya Yopi (34). Ceceran darah itu pun kemudian ditanyakan kepada korban. Kepada majikannya, YL mengaku sedang menstruasi.

“Kedua majikan YL bersikeras memintanya untuk membuka pintu kamar, namun ia tidak mau membuka dengan alasan belum berpakaian,” katanya seperti dilansir Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Senin (11/3/2019).

Setelah ditunggu korban kemudian membuka pintu kamarnya. Namun ia hanya menjulurkan kepala dari balik pintu. “Sebentar ya Kak,” kata Tobing menirukan percakapan korban dengan majikannya.

Saat itu, Silvia dan suaminya melihat wajah YL sangat pucat dan lemas. Mereka kemudian bergegas memberikan susu kemasan dan menyuruh YL meminumnya.

“Korban sempat meminum susu itu dan mengaku sudah merasa lebih baik. Korban meminta izin untuk beristirahat,” ujarnya.

Mendengar pengakuan korban, sang majikan meninggalkan korban di kamar. “Karena korban bilang sudah mendingan, saksi pergi mengurus anaknya,” ucapnya.

Silvia yang merasa prihatin dengan kondisi pekerjanya, tetap memantau situasi kamar. Silvia sempat melihat YL keluar kamar dengan tubuh berbalut handuk. Merasa iba Silvia menyempatkan diri menggoreng telur untuk diberikan YL.

baca juga

“Saat mengantarkan telur saksi melihat korban sudah tertidur di lantai. Saksi juga melihat banyak darah yang berceceran,” jelasnya.

Mereka pun memanggil ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun sayangnya, saat ambulans tiba ternyata gadis belia itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Peristiwa ini dilaporkan ke polisi. Petugas Polsek Medan Baru yang mendapat informasi turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dari dalam kamar mandi kita menemukan orok bayi berjenis kelamin laki-laki. Kita juga menemukan 3 papan obat merek Sapros yang diduga digunakan untuk menggugurkan kandungannya,” tambahnya.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena mengalami pendarahan dan bayinya meninggal dunia saat masih berada di dalam kandungan.

“Setelah meminta keterangan para saksi dan melakukan identifikasi, jenazah YL telah diserahkan kepada pihak keluarga. Kita masih menyelidiki kasus dugaan pengguguran kandungan ini,” pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendak Minta jajan, Anak Syok Lihat Pandi Tewas dengan Sayatan di Leher

Hendak Minta jajan, Anak Syok Lihat Pandi Tewas dengan Sayatan di Leher

News | Senin, 11 Maret 2019 | 15:25 WIB

Penuh Belatung dan Ulat, Mayat Bayi Dibuang Orang Tuanya di Dekat Hutan

Penuh Belatung dan Ulat, Mayat Bayi Dibuang Orang Tuanya di Dekat Hutan

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 21:54 WIB

Pemilik Apotek Tewas, Karyawan Awalnya Curiga dari Telepon

Pemilik Apotek Tewas, Karyawan Awalnya Curiga dari Telepon

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 18:37 WIB

Tewas di Kamar Hotel, Ada Muntahan di Dekat Jasad Suyono

Tewas di Kamar Hotel, Ada Muntahan di Dekat Jasad Suyono

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 18:15 WIB

Tewas Dekat TPU, Ciri-ciri Mayat Perempuan Bugil Pakai Gigi Palsu

Tewas Dekat TPU, Ciri-ciri Mayat Perempuan Bugil Pakai Gigi Palsu

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 18:12 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×