Eks Panglima GAM Bicara Pengelolaan Keuangan Pemprov Aceh Era Irwandi Yusuf

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat
Eks Panglima GAM Bicara Pengelolaan Keuangan Pemprov Aceh Era Irwandi Yusuf
Nur Djuli dihadirkan sebagai saksi meringankan terdakwa Irwandi dalam perkara kasus Suap Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018 di Pengadilan Tipikor, Jakarta. (Suara.com/Welly Hidayat)

Saksi sebut tim - tim Gubernur Aceh nonaktif Irwandi bisa melihat tentang seluruh anggaran.

Suara.com - M. Nur Djuli menyebut terdakwa Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf mengelola keuangan daerah Provinsi Aceh cukup baik. Nur Djuli merupakan mantan tim asistensi Irwandi.

Hal itu disampaikan Nur Djuli saat dihadirkan sebagai saksi untuk meringankan terdakwa Irwandi dalam perkara kasus Suap Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018 di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019) malam.

"Beliau itu (Irwandi), memang benar telah mewajibkan untuk tim - tim melihat tentang anggaran semuanya," kata M. Nur di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019) malam.

M. Nur yang juga mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengklaim kalau terdakwa Irwandi dalam pengelolaan anggaran selalu melibatkan unsur-unsur yang terkait agar anggaran bisa lebih transparan.

"Itu bahkan beliau (Irwandi) kalau memeriksa anggaran tidak hanya sendiri, ada yang dicoret, ini tidak boleh, itu sudah jelas," tegas M. Nur

Untuk diketahui, Irwandi Yusuf didakwa menerima uang suap senilai Rp 1,05 miliar selama menjabat Gubenur Aceh. Dalam dakwaannya, Irwandi juga diduga menerima sejumlah gratifikasi sebesar Rp 32 miliar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS