Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:55 WIB
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan serangan rudal terhadap Israel didasarkan pada "hak pembelaan diri yang sah" negara tersebut, seraya menekankan bahwa Iran memberikan "tanggapan tegas" terhadap "agresi" Israel. /ANTARA/Anadolu/py
Baca 10 detik
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta dukungan penuh Rusia kepada Putin untuk membela hak Iran dari gempuran AS dan Israel.
  • Perwakilan Iran di PBB menegaskan tindakan balasan Iran adalah pembelaan diri sah sesuai Pasal 51 Piagam PBB.
  • Konflik memanas setelah serangan AS-Israel pada 28 Februari yang mengakibatkan korban sipil dan kematian Pemimpin Tertinggi Iran.

Suara.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah memasuki babak baru yang semakin memanas. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, secara resmi meminta dukungan penuh dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk membela hak-hak sah Teheran di tengah gempuran militer Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Dalam percakapan telepon yang krusial tersebut, Pezeshkian menekankan pentingnya peran Moskow sebagai sekutu strategis di panggung diplomasi global.

“Iran berharap Rusia menggunakan potensinya di arena internasional untuk mendukung hak-hak sah rakyat Iran di tengah serangan yang sedang berlangsung oleh Amerika Serikat dan Israel,” tegas Pezeshkian sebagaimana dirilis oleh layanan pers kepresidenan Iran dikutip Sabtu (7/3/2026).

Selain membahas tekanan blok Barat, Pezeshkian juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menepis isu miring yang beredar. Ia membantah keras klaim yang menuduh Teheran melakukan serangan terhadap Azerbaijan, di tengah situasi kawasan yang kian rapuh.

Nada perlawanan serupa juga menggema di Markas Besar PBB, New York. Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menyatakan bahwa negaranya tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan perlawanan selama agresi militer belum dihentikan.

Iravani menegaskan bahwa tindakan Iran adalah bentuk pertahanan diri yang diatur dalam hukum internasional.

“Kami terus menjalankan hak melekat untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa hingga agresi dan serangan barbar ini berhenti. Respons kami sah, perlu, dan proporsional,” kata Iravani kepada awak media.

Ia juga mengklarifikasi bahwa operasi militer Teheran dijalankan dengan presisi tinggi dan hanya menyasar target militer sebagai bentuk balasan atas agresi yang mengancam kedaulatan Iran.

Konflik yang Kian Membara

Baca Juga: Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah

Ketegangan ini memuncak setelah serangan masif yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2). Serangan tersebut menghantam sejumlah titik vital di Iran, termasuk ibu kota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa dari kalangan sipil.

Situasi semakin genting menyusul kabar gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan tersebut. Sebagai respons balasan, Iran langsung meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan militer AS yang tersebar di Timur Tengah sebagai upaya perlindungan kedaulatan nasional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI