Kadishub Bandung: Penerapan Carpooling Tidak Monopoli

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 12 Maret 2019 | 18:32 WIB
Kadishub Bandung: Penerapan Carpooling Tidak Monopoli
Logo Grab

Suara.com - Dinas Perhubungan Kota Bandung bantah melakukan monopoli terkait penerapan sistem angkutan bersama atau Carpooling untuk para PNS. Untuk menerapakannya, Dishub Kota Bandung menggaet penyedia jasa trasnportasi online yakni Grab.

Kepala Dishub Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan, kerja sama dengan Grab masih dalam tahap uji coba. Selain itu, pihak Grab sendiri yang meminta bekerja sama dengan Dishub Kota Bandung untuk menggarap carpooling itu.

"Carpooling ini tidak monopoli, sekarang kalau misalnya Grab melakukan pengajuan untuk uji coba terus saya memaksa-maksa aplikasi lain dan dia nggak mau masa saya paksa," ujar Didi di Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/3/2019).

Untuk diketahui, kebijakan carpooling tengah dilakukan uji coba di Dishub Kota Bandung. Setiap ASN khususnya yang berkantor di Dishub diimbau untuk menggunakan angkutan Grab saat berangkat dan pulang kerja.

Didi menerangkan, wacana penerapan program tersebut juga dilirik oleh Gojek.

"Kemarin Gojek sudah mulai juga tertarik. Bagi kami positif banyak penyelenggara juga. Sekarang kalau angkot mau carpooling ya positif juga, karena segmentasi masyarakat sangat beragam. Bagi kami positif kalau banyak pihak yang terlibat dalam pelayanan carpooling," lanjutnya.

Didi menuturkan, carpooling merupakan sistem yang digagas Dishub untuk mengurai kemacetan di kota Kembang.

Ia kemudian membantah dengan tegas isu liar yang berkembang di masyarakat kalau kebijakan carpooling itu seolah-olah mewajibkan ASN menggunakan Grab saat pergi dan pulang kerja.

Kerja sama yang digagas Dishub dengan Grab, kata dia, hanya dalam rangka uji coba carpooling. Uji coba itu dilakukan selama 5 hari sejak Senin, 11 Maret hingga Jumat 15 Maret 2019 mendatang.

"Sebetulnya dengan Grab itu uji coba 5 hari di Dishub, kedua yang namanya denda itu seolah-olah Perwal terhadap seluruh masyarakat seluruh ASN, padahal nggak itu konteksnya di Dishub saja," kata dia.

Denda itu, kata dia, bertujuan agar ASN Dishub mau mencoba menggunakan fasilitas carpooling. Pasalnya, ketika ada inovasi baru kebanyakan orang enggan untuk mencoba dan lebih memilih zona nyaman saja menggunakan kendaraan pribadi saat pergi ngantor.

"Untuk merasakan bahwa carpooling itu bermanfaat maka harus mencoba. Nah itu salah satunya kenapa kemarin di kalangan kita Dishub diadakan gimmick diadakan denda, tujuannya supaya mereka ikut, bukan mengarah dendanya," jelasnya.

Kontributor : Aminuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Investasi Baru Senilai Rp 21 Triliun, Grab Bakal Gempur Gojek

Terima Investasi Baru Senilai Rp 21 Triliun, Grab Bakal Gempur Gojek

Tekno | Rabu, 06 Maret 2019 | 20:30 WIB

Dapat Suntikan Dana Segar Rp 19,6 Triliun, Grab Akan Gunakan untuk Ini

Dapat Suntikan Dana Segar Rp 19,6 Triliun, Grab Akan Gunakan untuk Ini

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2019 | 16:45 WIB

Grab Terima Suntikan Dana Rp 19,6 Triliun dari Softbank Vision Fund

Grab Terima Suntikan Dana Rp 19,6 Triliun dari Softbank Vision Fund

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2019 | 15:14 WIB

Usai Jadi Decacorn, Ini Rencana Bisnis Grab di Indonesia

Usai Jadi Decacorn, Ini Rencana Bisnis Grab di Indonesia

Tekno | Selasa, 05 Maret 2019 | 09:50 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB