TKN Jawab Tudingan BPN Soal Hoaks Lobi Pembebasan Siti Aisyah

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 14 Maret 2019 | 10:31 WIB
TKN Jawab Tudingan BPN Soal Hoaks Lobi Pembebasan Siti Aisyah
Jubir TKN, Ace Hasan Syadzily. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai ucapan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak yang menyebut pemerintah produksi hoaks atas pembebasan Siti Aisyah sebagai bentuk kepanikan.

Menurut Ace, apa yang dilakukan Dahnil menjadi bukti kalau BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kerap kali menebar fitnah.

Sebelumnya Dahnil sempat menyinggung pemerintah yang disebutnya menyebar hoaks dengan pernyataan dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad yang membantah adanya lobi politik antara Indonesia dengan Malaysia di balik pembebasan Siti Aisyah.

Diketahui Siti Aisyah bebas dari dakwaan hukuman atas pembunuhan Kim Jong-nam yang juga saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

"Pernyataan @Dahnilanzar yang mengatakan bahwa pembebasan Siti Aisyah, WNI yang bebas hukum mati di Malaysia, “asal klaim” yang menunjukkan dengan nyata bahwa mereka panik betapa Presiden Jokowi benar-benar telah bekerja untuk rakyat sebagaimana mandat konstitusi," tulis Ace dalam akun Twitter pribadinya @acehasan76 pada Kamis (14/3/2019).

Ace kemudian menganggap kalau BPN Prabowo - Sandiaga berupaya untuk menggiring opini publik dengan terus membawa bantahan Mahathir. Hal itu untuk membuat masyarakat berkesimpulan bahwa pemerintah telah berbohong karena Siti Aisyah bisa bebas lantaran proses hukum bukan karena ada bantuan yang diberikan pemerintah.

"Mereka menyebar link berita PM Mahathir yang menyatakan keputusan pembebasan itu adalah keputusan murni hukum dan bukan dilobi oleh pemerintah Indonesia," ujarnya.

Ace kemudian meluruskan bahwa Jokowi tidak pernah mengatakan kalau pembebasan Siti Aisyah merupakan buah hasil upaya pemerintah dengan cara melobi Malaysia termasuk Mahathir.

Ace menegaskan kalau Jokowi dan menterinya mengatakan kalau pemerintah Indonesia selama ini terus berupaya untuk memberikan pendampingan dari segi hukum dan advokasi.

baca juga

"Yang Presiden @jokowi dan jajaran menterinya katakan: proses pendampingan hukum dan advokasi dengan optimal. Itu upaya hukum yang sah dalam dunia internasional," katanya.

Karena itu Ace kemudian menyinggung Dahnil yang dinilai tidak secara seksama membaca berita. Di samping itu Ace juga mempertanyakan dengan apa yang dilakukan Dahnil menjadi bukti ketakutan dari BPN Prabowo - Sandiaga melihat kinerja Jokowi menjadi presiden terus mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

"Apakah @Dahnilanzar tidak membaca berita? Atau memang sudah terlanjur takut duluan kalau pemerintahan Jokowi diapresiasi rakyat karena menjalankan tugasnya sehingga buru-buru menuduh Presiden @Jokowi klaim bahkan mempermalukan Indonesia di dunia internasional. Memang mereka hobi fitnah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Ponpes Lirboyo Terbitkan Maklumat Pilih Jokowi

Alasan Ponpes Lirboyo Terbitkan Maklumat Pilih Jokowi

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 09:46 WIB

Ke Muara Baru, Jokowi Swafoto dan Beli Dua Ikan Kakap Merah Rp 500 Ribu

Ke Muara Baru, Jokowi Swafoto dan Beli Dua Ikan Kakap Merah Rp 500 Ribu

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 22:23 WIB

Jokowi Diprediksi Mampu Merebut Suara Pemilih yang Belum Menentukan Pilihan

Jokowi Diprediksi Mampu Merebut Suara Pemilih yang Belum Menentukan Pilihan

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 22:19 WIB

Rocky Gerung: Kartu Prakerja Jokowi Absurd, Tuyul Saja Ogah Cari Dananya

Rocky Gerung: Kartu Prakerja Jokowi Absurd, Tuyul Saja Ogah Cari Dananya

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 22:00 WIB

Terkini

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×