Pemprov Jateng Gelar Apel Kebangsaan, BPN: Kok Menjelang Pencoblosan?

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 15 Maret 2019 | 22:21 WIB
Pemprov Jateng Gelar Apel Kebangsaan, BPN: Kok Menjelang Pencoblosan?
Debat capres - cawapres sesi pertama. (Suara.com/Muhaimin)

Suara.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Jawa Tengah, Sriyanto Saputo menganggap aneh acara Apel Kebangsaan yang akan diselenggarakan Pemprov Jateng digelar pada hari libur, Minggu (17/3/2019). Apalagi acara tersebut bertepatan dengan debat ketiga Pilpres 2019 yang akan mempertemukan kedua Cawapres peserta Pemilu 2019.

"Yang lebih aneh lagi diadakan pada hari yang itu ada pada debat calon wakil presiden pada malam harinya," kata Sriyanto, di Semarang, Jumat (15/3/2019).

Politikus Partai Gerindra ini menilai acara tersebut terkesan dipaksakan dengam memilih waktu kurang dari satu bulan pencoblosan Pemilu 2019. Pilpres 2019 akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.

"Apel Kebangsaan kok enggak pas Agustusan atau pas Hari Pahlawan, pas Kesaktian Pancasila, (hari yang bisa) membangkitkan semangat nasionalisme. Kok menjelang hari-hari pencoblosan?. Mudah mudahan tidak bermuatan politis yak," tandasnya.

Sriyanto kemudian mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk menyaksikan debat Cawapres yang akan mempertemukan Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno dari layar kaca, meski pada pagi harinya menhhadiri ikut Apel Kebangsaan.

"Tapi kami mengingatkan pada masyarakat Jateng walupun paginya dihibur dangdut dihibur Slank atau apapun lah, saya menyerukan masyarakat Jateng untuk menonton debat calon wakil presiden. Disitulah bisa melihat kapasitas kualitas seorang calon pemimpin," kata dia.

Lebih jauh Sriyanto mengatakan, BPN Jateng tidak akan menerjunkan anggotanya untuk mengawasi jalannya acara Apel Kebangsaan.

"Enggak ada urusan, kami fokus pada pemenangan Prabowo - Sandiaga, kalau ada yang melihat boleh saja, pengawasan sudah ada Bawaslu," katanya.

"Tapi coba di cek konon informasi semula sebenarnya kegiatan (Apel Kebangsaan) itu di Jakarta tapi tiba-tiba ke Jateng, silakan dicek saja kenapa tadinya di Jakarta tapi digeser ke Jateng," kata Sriyanto.

baca juga

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedot APBD Rp 18 M Hanya Sehari, DPRD: Apel Kebangsaan Tak Dibahas di Dewan

Sedot APBD Rp 18 M Hanya Sehari, DPRD: Apel Kebangsaan Tak Dibahas di Dewan

Jawa Tengah | Jum'at, 15 Maret 2019 | 21:20 WIB

Dukung Prabowo - Sandiaga, Abeka Jateng Siap Bantu Soal Hukum

Dukung Prabowo - Sandiaga, Abeka Jateng Siap Bantu Soal Hukum

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 19:32 WIB

Pengakuan Mengejutkan Ketua DPW PPP Jatim Soal Penangkapan Romahurmuziy

Pengakuan Mengejutkan Ketua DPW PPP Jatim Soal Penangkapan Romahurmuziy

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 15:21 WIB

Buat 3 Ring Pengamanan, Debat Cawapres Dijaga 5 Ribu Personel Gabungan

Buat 3 Ring Pengamanan, Debat Cawapres Dijaga 5 Ribu Personel Gabungan

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 15:01 WIB

KPU Coret 370 WNA dari DPT Pemilu, Paling Banyak Asal Jepang

KPU Coret 370 WNA dari DPT Pemilu, Paling Banyak Asal Jepang

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 15:01 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×