Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Miliki Senjata Api Sejak 2017

Bangun Santoso

Sabtu, 16 Maret 2019 | 08:22 WIB
Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Miliki Senjata Api Sejak 2017
Terduga teroris pelaku penembakan jemaah di dua masjid di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). [AFP]

Suara.com - Insiden penembakan masjid di Selandia Baru benar-benar membuat petinggi negara dan warga negara itu syok. Betapa tidak, Selandia Baru selama ini dikenal sebagai negara paling aman. Bahkan status kondisi berbahaya kali ini dinyatakan sebagai yang pertama kalinya dalam sejarah Selandia Baru.

49 orang dinyatakan tewas dalam insiden penembakan masjid yang dilakukan seorang pria kelahiran Australia bernama Brenton Tarrant. Kini ia tengah menghadapi pengadilan atas tuduhan pembunuhan.

Dilansir dari Radio New Zealand, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Sabtu (16/3/2019) pagi waktu setempat kepada media massa mengatakan, pria yang dituduh dalam insiden penembakan itu memiliki lisensi senjata yang diperoleh pada November 2017.

Pria itu mulai membeli senjata pada Desember 2017 atau satu bulan usai mendapatkan lisensi senjata Kategori A.

"Saran saya saat ini adalah bahwa di bawah lisensi senjata itu dia dapat memperoleh senjata yang dia pegang. Itu akan memberi anda indikasi mengapa kita perlu mengubah undang-undang senjata kita," ujar Ardern seperti dikutip Radio New Zealand.

Dia juga memastikan pemerintah Selandia Baru akan merespons dengan cepat atas peristiwa berdarah itu.

"Aku bisa memberitahumu sekarang, undang-undang senjata kita akan berubah," tegas Ardern.

"Fakta bahwa ketika orang-orang tentu saja mendengar bahwa orang ini memperoleh lisensi senjata dan memperoleh senjata dari jarak itu, maka jelas saya pikir orang akan mencari perubahan, dan saya berkomitmen untuk itu," ujar dia lagi.

Ardern mengungkapkan, polisi saat ini tengah menyelidiki dan berusaha untuk menetapkan peningkatan status atas dua orang lain yang ditangkap terkait penembakan itu. Dua orang itu diduga juga ikut terlibat.

baca juga

Keselamatan Warga Prioritas Utama

Ardern juga menyatakan, keselamatan warga Selandia Baru adalah prioritas terbesar.

Menurt dia, retorika rasisme, perpecahan dan ekstremisme seharusnya tidak memiliki tempat di Selandia Baru atau di masyarakat secara keseluruhan.

"Mengingat munculnya pandangan ekstremis, oleh mereka yang memegang ideologi yang hanya bisa saya deskripsikan sebagai kekerasan dan ekstrem, agen kami di Selandia Baru telah bekerja keras, tetapi sekali lagi, itu tidak menghasilkan semua individu berada di daftar pantauan," paparnya.

Setelah diberi pengarahan oleh pejabat intelijen, Ardern juga memastikan, ada 49 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya dirawat di rumah sakit, dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Ia memastikan Rumah Sakit Christchurch dilengkapi dengan peralatan yang baik termasuk di dalamnya terdapat ahli patologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Muncul di Pengadilan

Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Muncul di Pengadilan

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 07:42 WIB

Curahan Hati Kakak Zul, Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru

Curahan Hati Kakak Zul, Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 06:35 WIB

Cerita Zul, Seniman Minang Jadi Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru

Cerita Zul, Seniman Minang Jadi Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 05:48 WIB

Kutuk Penembakan Masjid di Selandia Baru, Trump: Pembantaian Mengerikan

Kutuk Penembakan Masjid di Selandia Baru, Trump: Pembantaian Mengerikan

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 05:19 WIB

Kondisi WNI Korban Penembakan Teroris di Selandia Baru Semakin Membaik

Kondisi WNI Korban Penembakan Teroris di Selandia Baru Semakin Membaik

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 05:05 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×