Detik-detik Banjir Bandang Sentani, Hujan Ekstrem Datang Sabtu Malam

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 17 Maret 2019 | 12:22 WIB
Detik-detik Banjir Bandang Sentani, Hujan Ekstrem Datang Sabtu Malam
Banjir bandang di Sentani (TabloidJubi)

Suara.com - Hujan ekstrem mengguyur Jayapura, Papua, Sabtu (16/3/2019) sehingga menyebabkan banjir bandang di kawasan Sentani. Banjir bandang itu meluluhlantahkan kota.

Hujan terjadi selama delapan jam berturut-turut, dengan puncak intensitas hujan yang terjadi pada pukul 18.00 – 20.00 WIT dan pukul 22.00 – 24.00 WIT. Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jayapura Petrus Demon Seli menyatakan curah hujan pada Sabtu sangat lebat.

“Hujan tadi malam memang sangat lebat. Curah hujan di Kota Jayapura mencapai 50 milimeter per jam. Curah hujan yang sama terjadi di Sentani, dan pada pukul 23.00-24.00 WP masih mencapai 42,5 milimeter per jam,” kata Seli saat dihubungi Jubi, Minggu (17/3/2019).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menggolongkan intensitas curah hujan dalam empat kategori. Kriteria untuk hujan yang paling ekstrem adalah kriteria “sangat deras”. Intensitas hujan dinyatakan sangat deras jika melebihi 20 milimeter per jam atau 100 milimeter per hari.

Banjir bandang di Sentani (TabloidJubi)
Banjir bandang di Sentani (TabloidJubi)

Akan tetapi, intensitas hujan yang terjadi pada Sabtu pukul 17.00 – 24.00 WIT (delapan jam) mencapai 235,1 milimeter, melebihi kriteria intensitas hujan sangat lebat selama 2 hari berturut-turut. Data Stasiun Meteorologi Sentani menunjukkan intensitas hujan pada pukul 18.00 WIT – 19.00 WIT mencapai 50,5 milimeter. Intensitas hujan itu semakin ekstrem pada pukul 19.00 WIT-20.00 WIT, mencapai 52 milimeter.

Intensitas hujan sempat sedikit mereda pada pukul 20.00 – 22.00 WIT. Akan tetapi, sejak pukul 22.00 WIT hingga 24.00 WIT, hujan ekstrem kembali mengguyur Kabupaten Jayapura. Stasiun Meteorologi Sentani mencatat, intensitas hujan pada pukul 22.00 – 23.00 WIT mencapai 29,5 milimeter. Hujan menjadi semakin deras pada pukul 23.00 – 24.00 WIT, mencapai 42,5 milimeter.

Hujan yang ekstrem dan banjir bandang di Kabupaten Jayapura pada Sabtu menewaskan sedikitnya 46 warga Kabupaten Jayapura. Banjir besar itu menghancurkan sejumlah ruas jalan raya, pertokoan, perkantoran, dan perumahan warga. Dari pantauan Jubi di lapangan, fasilitas umum di ruas jalan Kampung Doyo hingga Pasar Lama Sentani rusak parah, dan puluhan unit kendaraan terdampar di jalan raya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Banjir Bandang Sentani, 50 Orang Tewas, 59 Orang Luka-luka

Update Banjir Bandang Sentani, 50 Orang Tewas, 59 Orang Luka-luka

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 11:19 WIB

38 Kantong Jenazah Korban Banjir Bandang Sentani Tiba di RS Bhayangkara

38 Kantong Jenazah Korban Banjir Bandang Sentani Tiba di RS Bhayangkara

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 10:26 WIB

42 Orang Tewas karena Banjir Bandang di Jayapura, Papua

42 Orang Tewas karena Banjir Bandang di Jayapura, Papua

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 10:17 WIB

Nahas, Agus Tewas Tertimpa Pohon yang Ditebangnya Sendiri

Nahas, Agus Tewas Tertimpa Pohon yang Ditebangnya Sendiri

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 11:14 WIB

Sebelum Pulang, PSK Direndam di Kolam Lupa Ingatan Kantor Bupati Jayawijaya

Sebelum Pulang, PSK Direndam di Kolam Lupa Ingatan Kantor Bupati Jayawijaya

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 06:35 WIB

Terkini

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

×