Ditanya Soal Pengawasan Dana Pendidikan, Maruf Gagal Paham Jawaban Sandiaga

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 17 Maret 2019 | 22:10 WIB
Ditanya Soal Pengawasan Dana Pendidikan, Maruf Gagal Paham Jawaban Sandiaga
cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno di debat ketiga Pilpres 2019. (Suara.com/Arief Hermawan)

Suara.com - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin tampaknya kurang puas dengan jawaban yang disampaikan pesaingnya, Sandiaga Uno saat membahas soal masalah pendidikan di acara debat ketiga Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Sultan, Minggu (17/3/2019) malam ini. Bahkan, Ma'ruf Amin kembali mengulang pertanyaaan yang sama kepada Sandiaga lantaran dianggap gagal paham soal masalah yang disampaikan Maruf.

Awalnya, Maruf menyampaikan strategi apa yang akan dilakukan Sandiaga soal dana pendidikan yang digelontorkan pemerintah pusat ke seluruh daerah di Indonesia. Alih-alih menjawab soal dana pendidikan sebagaimana pertanyaan Maruf, cawapres nomor urut 02 itu malah menjelaskan soal kualitas para pendidik dan pembangunan karekter para anak-anak sebagai peserta didik.

"Selain daripada pembangunan infrastruktur, fokus kualitas guru, masa depan pendidikan kita lebih baik, kesejahteraan guru, yang belasan tahun, meraka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, belum mendapatkan status, PR (pekerjaan rumah) terbesar kita meningkatkan kualitas guru kita, kita pastikan kesejahteraan," kata Sandiaga.

Kemudian, Sandiaga juga berjanji bakal menghapus soal Ujian Nasional yang dianggap memberatkan para murid. Untuk mengganti solusi soal ujian tersebut, Sandiaga menggantikan soal program penelusuran minat dan bakat.

"Kami akan menghapus ujian nasional (UN). Ujian nasional itu sangat ketidakadilan. Kita gantikan dengan penelusuran minat dan bakat, mereka akan mampu akan terarahkan sesuai dengan kemampuannya," terangnya.

Merasa jawabannya tak cocok dengan masalah yang diangkat, Ma'ruf kembali mengulang pertanyaanya seputar pemantuan aliran dana pendidikan yang dianggap masih menjadi masalah lantaran dianggap kurang mendapatkan pengawasan dari pemerintah.

"Yang kami maksud kan adalah instrumen dana pusat yang ditransfer ke daerah, 60 persen lebih itu ditransfer, sering kali menjadi kesulitan untuk memantau tentang belanja dan output, apakah efektif dan tepat saasaran, kini sering menjadi kritik ke pemerintah pusat," kata dia.

"Maka saya usulkan, MPD, neraca dan, data pokok pendidikan, kedua instrumen itu bisa memantau dana transfer pusat ke daerah."

Terkait pertanyaan itu, Sandiaga menjawab yang tampaknya masih dianggap kurang pas oleh Maruf.

"Memang kita lihat insrtrumen itu bisa pantau, kalu kita melihat instrumen, kita tak bisa mencarikan solusi kepada masyarakat," jawab Sandiaga.

Diketahui, tema yang dibahas dalam debat ketiga Pilpres 2019 ini mengangkat soal pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial kebudayaan. Sementara debat tersebut dipandu dua moderator yakni Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Klaim Jokowi Turunkan Angka Stunting, Ini Faktanya

CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Klaim Jokowi Turunkan Angka Stunting, Ini Faktanya

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:00 WIB

Debat Pilpres, Sandiaga Sebut OKE OCE Sukses Turunkan 20.000 Pengangguran

Debat Pilpres, Sandiaga Sebut OKE OCE Sukses Turunkan 20.000 Pengangguran

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 21:18 WIB

Perang #MudaKayaCerdasGesitGanteng dan #WapreskuKyai di Twitter

Perang #MudaKayaCerdasGesitGanteng dan #WapreskuKyai di Twitter

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 21:14 WIB

Entaskan Stunting, Sandiaga Janjikan Susu dan Perbaiki Pelayanan Posyandu

Entaskan Stunting, Sandiaga Janjikan Susu dan Perbaiki Pelayanan Posyandu

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 21:13 WIB

Debat Pilpres, Sandiaga Uno: Negara Tidak Boleh Pelit Soal BPJS

Debat Pilpres, Sandiaga Uno: Negara Tidak Boleh Pelit Soal BPJS

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 21:06 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB