Penampilan Ma'ruf Amin di Debat Pilpres Disebut di Luar Dugaan

Bangun Santoso

Senin, 18 Maret 2019 | 07:35 WIB
Penampilan Ma'ruf Amin di Debat Pilpres Disebut di Luar Dugaan
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). [Antara Foto/Wahyu Putro A/wsj]

Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menilai penampilan Ma'ruf Amin dalam debat pilpres ketiga, fokus dan visioner, jauh di luar dugaan banyak orang.

"Kiai Ma'ruf dengan pakaian berkain sarung khas ulama Indonesia, tapi memiliki pemahaman yang luas terhadap berbagai persoalan bangsa," kata Hasto Kristiyanto di Jakarta, seperti dilansir Antara, Minggu (17/3/2019) malam.

Menurut Hasto, Ma'ruf Amin mampu menjelaskan dengan baik sejumlah isu kekinian seperti, ten years challenge, stunting, platform digital, hingga rencana membuat opera house yang lebih hebat dari yang ada di Sydney Australia, tapi tetap tidak melupakan kearifan lokal.

"Jawaban-jawaban Kiai Ma'ruf ini menjadikan dia tampil lebih unggul dari Sandiaga Uno, yang praktis tanpa terobosan," katanya.

Publik Indonesia, kata Hasto, dapat melihat sosok Kiai Ma'ruf sebagai seorang ulama sarungan, tapi mampu menampilkan jati diri ke-Indonesiaan.
"Islam dihayati sebagai nilai, sebagai kekuatan pembawa kebaikan bagi semua orang dan seluruh isi alam raya. Islam dalam diri Kyai Maruf berkolaborasi sempurna dengan kemajuan, modernitas, dan tetap genuine dalam balutan tradisi nusantara," ujar dia lagi.

Menurut Hasto, ketegasan Kiai Ma'ruf bahwa kepemimpinannya akan memerangi informasi hoaks yang membunuh peradaban, mendapat apresiasi luas. Demikian halnya, dedikasinya bagi Indonesia maju serta komitmen menyiapkan kepemimpinan baru pada 2024 sangat diapresiasi oleh publik.

Dalam tampilan berpeci dan kain sarung, kata Hasto, Kiai Ma'ruf ternyata mampu mendominasi jalannya debat dengan figur bertampilan jas paling keren sekalipun.

"Jam terbang seorang pemimpin yang terus berdialektika dengan umat, serta kebersihan hati dan pikiran, ternyata menjadi faktor kunci keunggulan Kiai Maruf dibandingkan Sandiaga. Terbukti bahwa karakter jauh lebih penting dari pada tampilan. Terbukti, bahwa visi dan jiwa muda jauh lebih penting daripada sekedar berpenampilan muda, tapi miskin kebijaksanaan," imbuh Hasto.

Hasto juga mengucapkan selamat datang kepada Kiai Ma'ruf, pemimpin Islami yang penuh pemahaman kebijaksanaan lokal dan modern, di dalam alam pikiran dan gagasan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Sebut Startup Indonesia Capai 1.000, Benarkah?

CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Sebut Startup Indonesia Capai 1.000, Benarkah?

News | Senin, 18 Maret 2019 | 00:03 WIB

Debat Lawan Maruf Amin, Prabowo: Sandiaga Hebat!

Debat Lawan Maruf Amin, Prabowo: Sandiaga Hebat!

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 23:31 WIB

CEK FAKTA: Sandiaga Klaim BPJS Hentikan Biaya Pengobatan Kanker, Benarkah?

CEK FAKTA: Sandiaga Klaim BPJS Hentikan Biaya Pengobatan Kanker, Benarkah?

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 23:10 WIB

Penutup Debat; Sandiaga Tegaskan Satu Kartu, Maruf Amin Lawan Hoaks

Penutup Debat; Sandiaga Tegaskan Satu Kartu, Maruf Amin Lawan Hoaks

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:51 WIB

CEK FAKTA: Sandi Sebut Siswa SMK Mendominasi Pengangguran, Benarkah?

CEK FAKTA: Sandi Sebut Siswa SMK Mendominasi Pengangguran, Benarkah?

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:50 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×