4 Daerah yang Pernah Menolak Sandiaga Datang, Sampai Diusir Langsung

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 20 Maret 2019 | 07:05 WIB
4 Daerah yang Pernah Menolak Sandiaga Datang, Sampai Diusir Langsung
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Suara.com/ Ria Rizky)

2. Cirebon

Sepucuk surat penolakan kunjungan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren Cirebon beredar di media sosial. Penolakan tersebut bahkan sudah sampai ke telinga Sandiaga.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan kalau Sandiaga sudah mengetahui adanya penolakan tersebut. Sandiaga diklaim tidak kecewa meskipun sudah ditolak warga.

"Enggak (kecewa)," kata Andre kepada Suara.com, Jumat (1/3/2019).

Andre kemudian menjelaskan bahwa rencana kedatangan Sandiaga itu murni sebagai bentuk silaturahmi. Menurutnya, Sandiaga tak pernah memilih-milih untuk bisa bersilaturahmi meskipun kepada orang yang berbeda pandangan politik. Pasalnya, dalam surat yang viral itu, tertulis alasan warga menolak kedatangan Sandiaga karena pihak pondok pesantren itu sepakat mendukung Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. Dengan rencana kedatangan Sandiaga, dikhawatirkan akan menimbulkan kerawanan sosial.

"Bang Sandiaga ini kan adalah tokoh yang ingin menjalin silahturahim dengan siapapun baik dengan pendukung pak Prabowo maupun pendukung pak Jokowi, karena silahturahim itu kan adalah ajaran agama kita kan," ujarnya.

Meski sudah ditolak, Andre mengatakan kalau Sandiaga sangat memahami alasan tersebut. Dirinya meyakini kalau Sandiaga sangat menghormati keputusan itu.

"Kalau memang ada pihak yang menolak silahturahmi bang Sandiaga nggak apa-apa nggak masalah kami hormati silahkan haknya orang itu," pungkasnya.

Surat itu dibuat pada tanggal 28 Februari 2019 dengan ditandatangani pimpinan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Cirebon, KH Adib Rofiuddin. Berikut empat poin penolakan warga terhadap rencana Sandiaga berkunjuneg ke Pondok Buntet Pesantren.

baca juga

- Menolak kedatangan Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren, karena berpotensi memicu kerawan sosial.

- Kami segenap keluarga besar Pondok Buntet Pesantren telah sepakat untuk mendukung pasangan Capres - Cawapres nomor urut 01 Ir. H. Joko Widodo - Prof. KH. Maruf Amin.

- Mengimbau kepada seluruh warga Pondok Buntet Pesantren agar turut serta menjaga marwah dan martabat Pondok Buntet Pesantren sebagai pesantren yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

- Meminta kepada pihak Polres Kab. Cirebon untuk tidak memberikan izin kepada Sandiaga Uno dan Tim Suksesnya untuk memasuki wilayah Pondok Buntet Pesantren sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Tabanan

Safari politik Sandiaga Uno ke Tabanan, harus dibatalkan karena adanya surat penolakan yang terkait kedatangan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 tersebut. Sandiaga memilih untuk tak datang karena ia ingin menghormati surat tersebut dan ingin situasi di Bali tetap kondusif.

"Saya ingin pastikan kondisi Bali kondusif. Karena pariwisata itu membutuhkan situasi politik dan keamanan yang stabil. Lebih baik hadir ditempat-tempat yang memang tidak memiliki potensi konflik," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis saat menghadiri acara Temu Pengusaha Bali di Hotel Alkyfa, Minggu (24/2/2019).

Surat yang beredar dua hari sebelum kedatangan Sandiaga itu berasal dari Desa Pakraman Pagi, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.

Surat tersebut berisikan pernyataan menolak kedatangan Sandiaga, karena mereka sudah memilih Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Caleg dari PDIP.

Sandiaga mengaku menghormati keputusan itu, dan ingin suasana Bali tetap kondusif karena Pariwisata membutuhkan situasi politik dan keamanan yang stabil.

"Jadi, kehadiran saya ke sini (Bali) kan atas undangan masyarakat Tabanan Kalau masyarakat lain ada yang berkeberatan tentunya kita hormati," terang Sandiaga.

Mantan Wagub DKI Jakarta ini kemudian meminta pada pendukungnya untuk tidak melakukan hal serupa kepada kubu lawannya, Jokowi - Maruf.

Eks politisi Gerindra ini juga berpesan pada pendukungnya agar fokus pada pesan ekonomi, harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau serta penyediaan juga penciptaan lapangan kerja.

"Saya pesan ke pendukung jangan lakukan hal yang sama kepada Pak Presiden dan Kyai Maruf. Jangan cetak-cetak spanduk yang provokasi lah, cetak spanduk buat dirinya sendiri," kata Sandi.

4. Sumatera Utara

Pedagang pasar Tanah Labuan Batu, Sumatera Utara meminta Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno kembali ke Jakarta dan pulang. Mereka kesal lantaran merasa dipecah belah karena pilpres.

Menyuruh Sandiaga pulang, para pedagang menuliskannya di sebuah poster putih yang tergantung di etalase gubuk dagangan. Kejadian itu, Selasa (11/12/2018) hari ini.

Sandiaga memulai agenda kampanyenya dengan mengunjungi sebuah pasar dengan mengenakan kaus berwarna biru. Namun saat sedang sibuk menyapa masyarakat, pandangan Sandiaga terhenti pada satu poster yang ditempel pada sebuah lapak milik pedagang.

"Pak Sandiaga Uno Sejak Kecil Kami Sudah Bersahabat Jangan Pisahkan Kami Gara - Gara Pilpres, Pulanglah!!!," tulis poster tersebut.

Melihat poster itu senyum Sandiaga merekah. Dirinya pun langsung mencari pemasang poster tersebut. Si pemasang poster diketahui bernama Drijon Sihotang.

Saat berdialog dengan Sandiaga, terdengar perkataan Drijon dengan sang Istri yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan

Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 17:44 WIB

BPN Prabowo Merasa Dipersekusi karena Sandiaga Ditolak di Banyuwangi

BPN Prabowo Merasa Dipersekusi karena Sandiaga Ditolak di Banyuwangi

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 13:53 WIB

Pembentukan Pansus Cawagub DKI Pengganti Sandiaga Uno Jalan di Tempat

Pembentukan Pansus Cawagub DKI Pengganti Sandiaga Uno Jalan di Tempat

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 12:15 WIB

Sandiaga Ditolak Kampanye di Banyuwangi sampai Dihadang Massa

Sandiaga Ditolak Kampanye di Banyuwangi sampai Dihadang Massa

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 11:05 WIB

Rangkul Warga NU, Sandiaga Janji Hidupkan Kembali Kebijakan Gus Dur

Rangkul Warga NU, Sandiaga Janji Hidupkan Kembali Kebijakan Gus Dur

Jatim | Selasa, 19 Maret 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:38 WIB

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:37 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:35 WIB

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:30 WIB

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 08:26 WIB

×