Masjid di AS Diduga Dibakar, Ada Jejak Grafiti Penembakan Selandia Baru

Bangun Santoso

Selasa, 26 Maret 2019 | 09:03 WIB
Masjid di AS Diduga Dibakar, Ada Jejak Grafiti Penembakan Selandia Baru
Ilustrasi kebakaran (Shutterstock).

Suara.com - Kepolisian sedang menyelidiki kebakaran di sebuah masjid di California Selatan pada Minggu (24/3/2019) sebagai kemungkinan aksi pembakaran dan kejahatan rasial setelah grafiti baru di jalan masuk menyebutkan penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru, demikian laporan media setempat.

Polisi dan petugas pemadam kebakaran mendapat panggilan dari Islamic Center of Escondido, sebelah utara San Diego sekitar pukul 3:15 pagi pada Minggu terkait kebakaran yang menghitamkan tembok luar masjid, seperti yang dilaporkan San Diego Tribune dan media yang lain.

Orang-orang yang berada di Islamic center mencium asap, melihat api dan memadamkannya sebelum petugas datang dan kebakaran menimbulkan kerusakan serius. Tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut.

Namun di jalan masuk masjid, polisi menemukan grafiti baru yang mengarah pada penembakan brutal 15 Maret di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru. Sebanyak 50 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka serius saat seorang pria bersenjata secara langsung mensiarkan manifesto penuh kebencian di media sosial, kata polisi di hadapan awak media.

Isi kalimat dalam pesan grafiti tersebut tidak disiarkan oleh kepolisian.

Kegiatan salatb subuh di masjid dibatalkan saat penegak hukum menyelidiki lokasi kejadian.

Polisi Escondido, Letnan Chris Lick mengatakan kepada Tribune dan media lain bahwa pelaku tampaknya menggunakan bahan kimia untuk menyalakan api.

Tidak ada tersangka yang dilaporkan.

Kepolisian setempat bersama petugas pemadam kebakaran, agen FBI dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak sedang mendalami kasus tersebut, baik sebagai aksi pembakaran maupun kejahatan rasial, lapor media.

baca juga

Juru bicara komunitas muslim di Escondido, Yusef Miller, melalui Tribune mengatakan agar jemaah di masjid di seluruh daerah harus tetap waspada.

"Semua orang gelisah," ujarnya kepada media tersebut. "Ketika mereka menghubungkannya dengan Selandia Baru, itu memberikan kami ketakutan yang besar bahwa sesuatu yang tak biasa bisa saja terjadi."

Baik pejabat penegak hukum maupun pimpinan komunitas Muslim tidak langsung dapat dihubungi pada Senin pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Majelis Muslim Prancis Gugat Facebook Karena Video Teroris Selandia Baru

Majelis Muslim Prancis Gugat Facebook Karena Video Teroris Selandia Baru

Tekno | Senin, 25 Maret 2019 | 22:15 WIB

Menlu Retno Puji PM Selandia Baru Soal Respons Penembakan di Masjid

Menlu Retno Puji PM Selandia Baru Soal Respons Penembakan di Masjid

News | Senin, 25 Maret 2019 | 04:00 WIB

Keluarga dari Padang akan Dampingi Zul hingga Pulih di Selandia Baru

Keluarga dari Padang akan Dampingi Zul hingga Pulih di Selandia Baru

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 10:29 WIB

Selandia Baru Hening saat Azan Salat Jumat Pertama Usai Teror Berkumandang

Selandia Baru Hening saat Azan Salat Jumat Pertama Usai Teror Berkumandang

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 14:51 WIB

Nurhayati Ali Assegaf Kutuk Aksi Terorisme di Selandia Baru

Nurhayati Ali Assegaf Kutuk Aksi Terorisme di Selandia Baru

DPR | Jum'at, 22 Maret 2019 | 09:44 WIB

Terkini

Menengok New York, Jakarta Bersiap Rancang Aturan Helikopter Perkotaan

Menengok New York, Jakarta Bersiap Rancang Aturan Helikopter Perkotaan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:36 WIB

3 Rekomendasi Parfum Lokal yang Mirip Baccarat Rouge 540: Wangi Awet dan Harga Terjangkau

3 Rekomendasi Parfum Lokal yang Mirip Baccarat Rouge 540: Wangi Awet dan Harga Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Tazza: The Song of Beelzebub, Balas Dendam Mantan Raja Kasino di Meja Poker

Tazza: The Song of Beelzebub, Balas Dendam Mantan Raja Kasino di Meja Poker

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:30 WIB

6 Zodiak Paling Beruntung pada Jumat, 2 Oktober 2026: Masalah Finansial Mulai Terselesaikan!

6 Zodiak Paling Beruntung pada Jumat, 2 Oktober 2026: Masalah Finansial Mulai Terselesaikan!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:29 WIB

5 Eye Serum untuk Atasi Mata Panda, Garis Halus dan Mata Lelah

5 Eye Serum untuk Atasi Mata Panda, Garis Halus dan Mata Lelah

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×