Bawaslu Selidiki Ajakan Jokowi Minta Pendukung Berpakaian Putih ke TPS

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Kamis, 28 Maret 2019 | 13:04 WIB
Bawaslu Selidiki Ajakan Jokowi Minta Pendukung Berpakaian Putih ke TPS
Anggota Bawaslu Mochammad Afif. (suara.com/muhammad yasir)

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tengah mengkaji aturan boleh tidaknya mengerahkan pendukung untuk mengenakan pakaian tertentu saat mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019 mendatang.

Pengkajian itu dilakukan Bawaslu menyusul adanya pernyataan dari Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) yang mengajak para pendukungnya mengenakan pakaian putih saat menggunakan hak suaranya di TPS.

Anggota Bawaslu Mochammad Afif mengaku khawatir ajakan menggunakan pakaian tertentu akan bertentangan dengan prinsip pemilu yang bersifat rahasia. Menurutnya, sebenarnya kedua paslon capres dan cawapres boleh-boleh saja mengerahkan pendukungnya untuk ke TPS, selagi tidak mengintimidasi dengan memaksa memilih paslon tertentu.

"Ini yang sedang kita kaji ya, dari sisi apakah kemudian kan ada prinsip yang harus kita hindari. Itu begini, Pemilu itu kan rahasia. Begitu kemudian ada orang yang mengidentikkan (pakaian tertentu), itu jadi kurang asik," kata Afif di Hotel Mercure, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).

Lebih lanjut, kata Afif, pihaknya tengah mengkaji untuk mencocokkan dengan klausul hukum apa yang berkaitan dengan pengerahan untuk menggunakan pakaian tertentu itu saat ke TPS. Hanya saja, kata dia, di beberapa negara memang ada juga kelompok yang mengindentifikasi dengan pakaian tertentu saat melakukan pemungutan suara.

"Misalnya di Thailand, kelompok kaos kuning, kaos merah begitu. Jadi kita sedang melihat dari sisi aturannya. Ini kan hal-hal yang (merupakan) improvisasi lapangan. Ada gerakan subuh, ada gerakan baju putih, nanti sama-sama putih itu," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, saat berkampanye di Kalimantan Barat, Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengaku optimis dapat unggul dari pasangan Prabowo - Sandiaga Uno. Jokowi pun mengajak masyarakat datang ke TPS dengan mengenakan baju putih dan mencoblos pasangan Jokowi - Ma'ruf.

"Jangan ada satu orang pun yang golput, dan saya mengajak kita ke TPS pakai baju putih karena yang akan dicoblos bajunya putih. Datang ke TPS bajunya putih, karena yang mau dicoblos bajunya putih. Karena putih adalah kita, kita adalah putih," kata Jokowi saat itu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU Minta MK Cepat Putuskan Uji Materi Quick Count

KPU Minta MK Cepat Putuskan Uji Materi Quick Count

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 19:19 WIB

Bawaslu Laporkan 127 Akun Media Sosial Penyebar Hoaks ke Kominfo

Bawaslu Laporkan 127 Akun Media Sosial Penyebar Hoaks ke Kominfo

Tekno | Rabu, 27 Maret 2019 | 17:16 WIB

KPK dan Bawaslu Minta Parpol Umumkan Rekam Jejak Caleg di Pemilu 2019

KPK dan Bawaslu Minta Parpol Umumkan Rekam Jejak Caleg di Pemilu 2019

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:57 WIB

Mendagri Kerahkan 400 Ribu Ormas Ajak Warga ke TPS untuk Nyoblos

Mendagri Kerahkan 400 Ribu Ormas Ajak Warga ke TPS untuk Nyoblos

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:03 WIB

Sebut Jokowi Pakai Fasilitas Negara untuk Kampanye, BPN: Bawaslu Memble

Sebut Jokowi Pakai Fasilitas Negara untuk Kampanye, BPN: Bawaslu Memble

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 18:26 WIB

Terkini

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:53 WIB

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:42 WIB

Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:40 WIB

Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum

Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:37 WIB

Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal

Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:32 WIB

Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6

Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:28 WIB

Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat

Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:19 WIB

Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?

Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:59 WIB

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:15 WIB

×