FACE OF JAKARTA: Jejak Kuburan Tanpa Nama dan Penggali Kubur Mister X

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 29 Maret 2019 | 12:19 WIB
FACE OF JAKARTA: Jejak Kuburan Tanpa Nama dan Penggali Kubur Mister X
Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Di FACE OF JAKARTA kali ini, manusia yang tewas misterius dan jenazah tak bernama diterima di bumi Jakarta. Mereka akan disiapkan peristirahatan terakhir, namanya makam tak bernama atau mister X. Suara.com datang ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat belum lama ini melongok 'rumah' para Mieter X.

Matahari terik-teriknya di ujung barat Jakarta di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur. Panas menyengat menembus pakaia di tengah hari bolong.

Hari itu deretan kuburan tanpa nama Tegal Alur tak sesunyi biasanya. Enam orang berjalan cepat sambil mengangkat sebuah peti kayu berukuran 180 x 50 cm dari jalan setapak. Peti warna merah muda itu baru saja dikeluarkan dari sebuah mobil putih bersirine dan bertuliskan 'ambulance'.

Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)
Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)

Sementara pria mengenakan baju hijau dan topi sedang menghantam tanah menggunakan sebuah pacul kayu dengan kerasnya. Dia Andi.

Hasilnya, Andi berhasil menciptakan sebuah lubang di tanah. Semakin Andi menggali dengan paculnya, semakin besar lubang itu dibuatnya.

Tempat Andi berdiri ternyata menjadi tujuan dari enam orang yang tadi membawa sebuah peti. Sesampainya di tempat Andi, enam orang itu meletakan peti itu tak jauh dari lubang yang dibuat Andi. Tak lama, enam orang itu mengambil pacul untuk mengikuti apa yang sedang Andi kerjakan.

Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)
Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)

Ternyata bukan sembarang lubang yang mereka sedang buat. Mereka sedang menyiapkan tiga buah rumah. Sang tuan rumah dari masing-masing lubang yang dikerjakan Andi dan kerabatnya sedang menunggu di peti yang tadi mereka bawa.

Saat peti dibuka, terlihat tiga jasad terbaring, terikat, dan terbungkus kain putih. Dari tiga jasad, salah satunya berukuran kecil, itu adalah jasad bayi. Andi tidak tahu nama bayi sang calon penghuni dari rumah yang ia kerjakan.

"Wah nggak tahu namanya mas," ujar Andi.

baca juga
Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)
Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)

Kesehariannya, Andi dan temannya adalah seorang penggali makam di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. Sambil menantang teriknya panas dan keringat yang mengucur, Andi terus menggali. Sesekali ia bergantian dengan temannya saat mulai tak kuat mengangkat pacul.

Sembari mengumpulkan tenaga di tempat saya berdiri, Andi menceritakan tentang apa yang sedang ia kerjakan. Andi dan kerabatnya sedang membuat makam untuk jenazah tanpa identitas atau tunawan atau Mister X. Jasad malang itu sampai wafat tidak ada pihak yang mengaku sebagai ahli waris atau keluarganya.

Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)
Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)

Jenazah Mister X biasanya dimakamkan di area terpisah dari pemakaman umum bersama tunawan lainnya. Saat pusara sudah siap, Andi dan temannya mengangkat salah satu jenazah Mister X. Kali ini bukan jasad bayi, melainkan orang dewasa. Ketika Andi dan tiga temannya mengangkat jenazah itu, ada bercak darah merembes di kain kafannya.

Kata Andi, biasanya jenazah Mister X dikirimkan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) atau panti sosial. Jenazah tunawan dari RSCM memiliki kondisi yang beragam.

Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)
Kuburan tanpa nama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)

Andi memang tidak mengetahui detil dari kondisi Mister X karena saat diterima TPU Tegal Alur, jenazah sudah terbungkus kain kafan. Tapi menurut Andi, jenazah tersebut juga terbalut plastik dan memiliki luka di tubuhnya.

Setelah Andi dan rekannya mengantarkan jasad Mister X ke liang lahat, saya meminta Pria berumur 36 tahun ini untuk menceritakan kondisi jenazah. Ia bilang jasadnya masih agak dingin dan sedikit basah. Menurutnya, jasad Mister X dewasa tersebut sempat dibekukan di tempat penyimpanan mayat RSCM. Namun, karena perjalanan menuju ke TPU Tegal Alur, kondisinya tidak lagi beku dan mulai mencair.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FACE of JAKARTA: Hikayat Proyeksionis Terakhir Bioskop Senen

FACE of JAKARTA: Hikayat Proyeksionis Terakhir Bioskop Senen

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 07:10 WIB

Usai Dibunuh Cowok Panggilan, Ponsel Sisca Disembunyikan di Kuburan

Usai Dibunuh Cowok Panggilan, Ponsel Sisca Disembunyikan di Kuburan

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 16:18 WIB

Turis Rusia Tidur di Kuburan Probolinggo, Uang Habis sampai Diare

Turis Rusia Tidur di Kuburan Probolinggo, Uang Habis sampai Diare

Lifestyle | Senin, 19 November 2018 | 21:00 WIB

Jemput di Kuburan, Petani Perkosa Gadis Bocah di Kebun Jeruk

Jemput di Kuburan, Petani Perkosa Gadis Bocah di Kebun Jeruk

News | Selasa, 06 November 2018 | 14:19 WIB

Warga Bawa Keranda Mayat Protes Sekolah Dibangun di Atas Kuburan

Warga Bawa Keranda Mayat Protes Sekolah Dibangun di Atas Kuburan

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 11:57 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×