Sindir Kartu Sakti Jokowi di Debat, Prabowo: Enggak Usah Banyak Kartu

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:18 WIB
Sindir Kartu Sakti Jokowi di Debat, Prabowo: Enggak Usah Banyak Kartu
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. [Suara.com/Arief Hermawan]

Suara.com - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengkritik sejumlah kartu sakti yang menjadi program andalan rival politiknya, Capres petahana Jokowi Widodo (Jokowi). Dia menyebutkan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, pemerintah seharusnya tak perlu membuat sejubel kartu.

Menurutnya, agar lebih efisien, cukup satu kartu untuk mencakupi segala kebutuhan rakyat.

"Teknologi informatika kita (memang) haruskan, Enggak usah banyak kartu, hanya satu kartu, Teknologi yang bukan untuk kemaslahatan rakyat tak perlu dilakukan," kata Prabowo dalam debat keempat Pilpres di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Diketahui, ketiga kartu sakti baru Jokowi yakni Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah), Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Kerja.

Meski sempat mengkritik soal kartu sakti Jokowi, Prabowo mengaku sepakat dengan Jokowi yang memangkas lembaga-lembaga yang tidak efektif. Selain itu, Prabowo menilai pelayanan berbasis online juga patut terus dimajukan pemerintah.

"Teknologi informasi adalah vital, Prabowo-Sandi akan memanfaatkan teknologi informatika ini. Jadi segala macam sistem yang baik, tapi kalau tujuannya tidak jelas. Yang kita capai adalah, pemerintahan yang efektif dan bebas korupsi. Sebagai contoh untuk meningkatkan kembali rasio pajak kita," kata Prabowo.

Acara debat yang hanya menampilkan Jokowi dan Prabowo mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, dan hubungan internasional.  Debat ini dipandu oleh dua moderator, yakni Zulfikar Naghi dan Retno Pinasti.

Ada sembilan panelis dari unsur akademisi dan perwakilan masyarakat dilibatkan dalam debat tersebut. Mereka di antaranya Direktur Pascasarjana IAIN Salatiga Prof DR Zakiyuddin Mag, Dosen Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Dr J Haryatmoko SJ, Dekan Fisip Universitas Gadjah Mada Dr Erwan Agus Purwanto Msi, dosen politik UI Dr Valina Singka Subekti, Sekjen Transparency International Indonesia, Dadang Tri Sasongko.

Kemudian, Rektor Universitas Cenderawasih, Dr Ir Apolo Safanpo ST MT, Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf, dosen Hubungan Internasional Fisip Unair Drs I Basis Eko Soesilo MA, dan dosen FISIP UI Dr Kusnanto Anggoro.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Ramping dan Tak Berbelit-belit, Jokowi Klaim Bubarkan 23 Lembaga

Biar Ramping dan Tak Berbelit-belit, Jokowi Klaim Bubarkan 23 Lembaga

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:05 WIB

Prabowo: Sejak Umur 18 Tahun Saya Mempertaruhkan Nyawa Membela Pancasila

Prabowo: Sejak Umur 18 Tahun Saya Mempertaruhkan Nyawa Membela Pancasila

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 20:56 WIB

Prabowo Ngadu Dituduh Pro Khilafah, Jokowi: Saya Dituduh PKI Biasa Saja

Prabowo Ngadu Dituduh Pro Khilafah, Jokowi: Saya Dituduh PKI Biasa Saja

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 20:52 WIB

Habis Ikuti Debat Pilpres, Jokowi Langsung Terbang ke Makassar Malam Ini

Habis Ikuti Debat Pilpres, Jokowi Langsung Terbang ke Makassar Malam Ini

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 20:42 WIB

Jokowi di Debat Keempat Pilpres 2019: Saya Akan Bentuk Pemerintahan Dilan

Jokowi di Debat Keempat Pilpres 2019: Saya Akan Bentuk Pemerintahan Dilan

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 20:28 WIB

Terkini

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

×