Panas! Jokowi - Prabowo Silang Pendapat soal Pertahanan Nasional

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:21 WIB
Panas! Jokowi - Prabowo Silang Pendapat soal Pertahanan Nasional
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. [Suara.com/Arief Hermawan]

Suara.com - Capres nomor urut 1 Jokowi dan Capres nomor undi 2 Prabowo Subianto, silang pendapat mengenai kondisi pertahanan nasional.

Dalam debat keempat Pilpres 2019 di Hotel Shangri La Jakarta, Sabtu (30/3/2019) malam, moderator melontarkan pertanyaan, “Bagaimana strategi dan upaya untuk memodernisasi alutsista dan almatsus tapi tetap transparan dan akuntabel di tengah keterbatasan anggaran negara?”

Untuk diketahui, alutsista adalah akronim alat utama sistem persenjataan untuk TNI. Sementara almatsus adalah akronim alat material khusus untuk Polri.

Menjawab pertanyaan itu, Prabowo mengatakan, ”Saya menilai pertahanan Indonesia terlalu lemah. Kenapa? Karena tidak punya uang. Kemana keuangan kita? Kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia, tapi ke luar negeri.”

Karenanya, menurut Prabowo, untuk memodernisasi alutsista TNI dan almatsus Polri, pemerintah harus bisa menjaga keuangan negara tak bocor atau lari ke luar negeri.

Namun, Jokowi sebagai capres petahana tak menyetujui pendapat Prabowo. Menurut dia, seluruh wilayah di Indonesia sudah diperkuat penjagaannya.

”Penting sekali yang namanya gelar pasukan yang terintegrasi. Artinya kita tak Jawa sentris. Saya sudah perintahkan Menteri Pertahanan dan Panglima TNI bangun Divisi III di Gowa, Komando Angkatan Udara di Biak, Armada III Angkatan Laut di Sorong, ini sudah dalam proses pembangunan dan segera jadi,” kata Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi mengungkapkan sudah memperkuat penjagaan di 4 titik penting, yakni Natuna di Indonesia bagian barat, Morotai di timur, Samlaki di selatan, dan Biak.

”Artinya titik pinggir Indonesia terjaga. Saya sampaikan yang namanya radar maritim dan udara sudah menguasai 100 persen wilayah. Ada 19 titik radar udara yang terkoneksi. Sementara di laut, ada 11 radar maritim,” ungkapnya.

baca juga

Mengenai anggaran, Jokowi menjelaskan APBN 2019 untuk pertahanan dan keamanan yang dikelola Kemenhan mencapai Rp 107 triliun, nomor dua tersbesar setelah infrastruktur.

”Saya optimistis, radar udara dan maritim, siapa pun yang masuk teritori Indonesia, akan ketahuan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Kartu Sakti Jokowi di Debat, Prabowo: Enggak Usah Banyak Kartu

Sindir Kartu Sakti Jokowi di Debat, Prabowo: Enggak Usah Banyak Kartu

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:18 WIB

Jokowi: Reformasi Bidang Pelayanan Lewat Layanan yang Berbasis Elektronik

Jokowi: Reformasi Bidang Pelayanan Lewat Layanan yang Berbasis Elektronik

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:16 WIB

Kampanye Earth Hour, Sandiaga Nonton Debat Lewat Live Streaming di HP

Kampanye Earth Hour, Sandiaga Nonton Debat Lewat Live Streaming di HP

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:06 WIB

Biar Ramping dan Tak Berbelit-belit, Jokowi Klaim Bubarkan 23 Lembaga

Biar Ramping dan Tak Berbelit-belit, Jokowi Klaim Bubarkan 23 Lembaga

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:05 WIB

Prabowo: Sejak Umur 18 Tahun Saya Mempertaruhkan Nyawa Membela Pancasila

Prabowo: Sejak Umur 18 Tahun Saya Mempertaruhkan Nyawa Membela Pancasila

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 20:56 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×