Eks Kapolsek Dimutasi Gara-gara Prabowo, BPN: Ini Salah Jokowi

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 01 April 2019 | 09:49 WIB
Eks Kapolsek Dimutasi Gara-gara Prabowo, BPN: Ini Salah Jokowi
Mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean menilai Polri tidak lagi berdiri netral sebagai institusi negara. Hal itu diungkapkan usai mendengar pengakuan mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz yang dimutasi karena dianggap mendukung Capres – Cawapres nomor urut 02 Prabowo – Sandiaga.

Ferdinand mengatakan, dirinya memiliki kepercayaan penuh kepada Polri yang tidak bisa diseret-seret oleh kekuasaan. Namun, dengan melihat kondisi Sulman, Ferdinand lantas menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang tidak bisa menjaga nilai demokrasi.

"Jadi ini semua salah kekuasaan, salah Jokowi sebagai capres petahana yang memanfaatkan kekuasaannya untuk menggerakkan Polri berpihak pada dirinya,” kata Ferdinand dalam keterangan persnya, Minggu (31/3/2019).

Kemudian Ferdinand juga melihat posisi Jokowi yang kini menjadi calon presiden petahana. Dengan posisi tersebut, Ferdinand menganggap kalau Jokowi tengah memanfaatkan kekuasaannya demi kemenangannya di Pilpres 2019 dengan cara memanfaatkan Polri.

“Ini semua salah kekuasaan, salah Jokowi sebagai capres petahana yang mafaatkan kekuasaannya untuk menggerakkan Polri berpihak pada dirinya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz angkat bicara terkait dimutasi ke Polda Jawa Barat karena dianggap tidak netral mendukung calon presiden nomor urut dua Prabowo - Sandi.

Sulman menegaskan dirinya seperti dizalimi. Padahal, ia hanya menjalankan tugas sebagai kapolsek untuk memastikan kegiatan deklarasi Prabowo - Sandi pada tanggal (25/2/2019) di wilayah Kecamatan Pasirwangi, Jawa Barat agar berjalan sesuai ketentuan.

"Saya dimutasikan dari Kapolsek ke Polda Jawa Barat dikarenakan saya berfoto dengan seorang tokoh agama NU Kecamatan Pasirwangi kebetulan sebagai ketua panitia deklarasi Prabowo-Sandi yang dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2019," ujar Sulman di Lokataru, Jakarta Timur, Minggu (31/3/2019).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh Sama Gantengnya, Bukti Al Ghazali Mirip Prabowo Subianto Muda

Duh Sama Gantengnya, Bukti Al Ghazali Mirip Prabowo Subianto Muda

Entertainment | Minggu, 31 Maret 2019 | 20:17 WIB

Jusuf Kalla Bisa Jadi Magnet Warga Sulawesi untuk Dukung Jokowi

Jusuf Kalla Bisa Jadi Magnet Warga Sulawesi untuk Dukung Jokowi

News | Minggu, 31 Maret 2019 | 18:51 WIB

Kubu Jokowi Sebut Prabowo Kering Pengalaman

Kubu Jokowi Sebut Prabowo Kering Pengalaman

News | Minggu, 31 Maret 2019 | 18:29 WIB

Kampanye di Makassar, Jokowi Naik Becak ke Lapangan Karebosi

Kampanye di Makassar, Jokowi Naik Becak ke Lapangan Karebosi

News | Minggu, 31 Maret 2019 | 15:39 WIB

Penyandang Disabilitas Bisa Nikmati MRT Jakarta, Kursi Roda Boleh Masuk

Penyandang Disabilitas Bisa Nikmati MRT Jakarta, Kursi Roda Boleh Masuk

Bisnis | Minggu, 31 Maret 2019 | 11:33 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×