Warga Sempat Panik Melihat Gunung Agung Meletus

Chandra Iswinarno

Kamis, 04 April 2019 | 09:23 WIB
Warga Sempat Panik Melihat Gunung Agung Meletus
Gunung Agung yang meletus mengeluarkan cahaya merah dari puncak gunung tertinggi di Bali tersebut, Kamis ](4/4/2019). [Berita Bali]

Suara.com - Meletusnya Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali pada Kamis (4/4/2019) dini hari menyebabkan warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut terkejut.

Suara gemuruh disertai getaran, terasa cukup kuat hingga radius lebih dari 10 kilometer. Bahkan, suara gemuruh membuat warga yang tengah tertidur lelap mendadak terjaga.

Hingga kepanikan terjadi lantaran menyaksikan visual cahaya merah di atas puncak kawah Gunung yang disertai asap kelabu membubung tinggi.

"Suara gemuruh dan getarannya keras sekali dirasakan, sampai jendela kacanya bergetar dan muncul cahaya merah di atas puncak," kata salah seorang warga yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana II, Kadek Budiana seperti dilansir Berita Bali - jaringan Suara.com.

Berdasar rilis yang dikeluarkan PVMBG, erupsi Gunung Agung, Bali terjadi pada pukul 01.31 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih dua ribu meter di atas puncak atau ketinggain sekitar 5.142 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dengan condong mengarah ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 milimeter berdurasi kurang lebih 3 menit 37 detik.

Bahkan, suara Gemuruh erupsi juga terdengar sampai Pos pemantauan Rendang, Karangasem yang berjarak sekitar 12 kilometer.

Untuk diketahui, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem masih melakukan pemantauan di seputaran Pura Besakih serta membagikan masker bagi masyarakat yang melakukan persembahyangan serangkaian "Ida Betara Turun Kabeh" di pura tersebut.

Saat ini Gunung Agung berada pada Status Level III atau siaga. Rekomendasi yang dikeluarkan pada status tersebut adalah agar masyarakat di sekitar Gunung Agung beserta para pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius empat kilometer dari Kawah Puncak Gunung Agung.

"Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang terbaru," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Tengah Malam, Gunung Agung Meletus

Lewat Tengah Malam, Gunung Agung Meletus

News | Kamis, 04 April 2019 | 09:05 WIB

PVMBG: Gunung Bromo Masih Aman

PVMBG: Gunung Bromo Masih Aman

Jatim | Senin, 25 Maret 2019 | 16:20 WIB

Gunung Agung Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter

Gunung Agung Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 13:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Aktif Lagi Sejak Februari, Warga Dilarang Mendekat

Gunung Anak Krakatau Aktif Lagi Sejak Februari, Warga Dilarang Mendekat

News | Senin, 04 Maret 2019 | 20:17 WIB

Alami 18 Kali Gempa, Begini Penampakan Kawah Gunung Anak Krakatau

Alami 18 Kali Gempa, Begini Penampakan Kawah Gunung Anak Krakatau

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 10:45 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×