4 Fakta Pembunuhan Guru Honorer dalam Koper yang Ditemukan Tanpa Kepala

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 04 April 2019 | 15:08 WIB
4 Fakta Pembunuhan Guru Honorer dalam Koper yang Ditemukan Tanpa Kepala
Budi, korban mutilasi dalam koper. (istimewa)

Suara.com - Warga Karanggondang, Udanawu, Kabupaten Blitar dihebohkan dengan penemuan mayat lelaki dalam koper pada Rabu (3/4/2019). Saat ditemukan, kondisi korban begitu mengenaskan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menelusuri motif hingga mengejar pelaku pembunuhan. Saat ini, korban yang diketahui bernama Budi Hartanto (28) sudah dimakamkan oleh keluarga.

Berikut Suara.com merangkum beberapa fakta dibalik pembunuhan Budi.

1. Ditemukan Tanpa Kepala

Budi ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi bugil dan tanpa kepala. Jasadnya ditekuk dan dimasukkan ke dalam koper berwarna hitam yang dibuang ke semak-semak.

Jasad Budi pun di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada Kamis (4/4/2019), pihak keluarga membawa jasad Budi untuk dimakamkan meski tanpa kepala.

2. Guru Honorer SD dan Penari

Budi diketahui merupakan seorang guru honorer administrasi di SD Banjarmlati III Kediri. Budi juga memiliki sanggar tari dan mengajar kelas menari untuk pelajar dan umum. 

Budi dikenal sebagai sosok penyabar dan juga menjadi tulang punggung keluarga membantu biaya sekolah kedua adiknya. Usai bekerja di sekolah, ia mengajar kelas menari. Malam harinya, Budi bekerja di kafe miliknya yang ada di kawasan GOR Jayabaya, Kediri.

baca juga

3. Sebelum Tewas Bawa Uang

Menurut kesaksian Nasukha (50), paman Budi, Budi pergi meninggalkan rumah pada Selasa (2/4/2019). Saat pergi, Budi membawa tas berisi laptop dan sejumlah uang yang cukup banyak.

Pihak kepolisian pun melakukan pemeriksaan di dalam kamar Budi. Polisi mengambil sejumlah dokumen mulai dari buku tabungan hingga surat berharga sebagai petunjuk agar kasus ini bisa terungkap.

4.  Dugaan Motif Asmara

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, Budi diduga tewas akibat masalah asmara. Pelaku nekat memutilasi Budi pada bagian kepala dan membuangnya secara terpisah.

"Saat ini kita sedang melakukan penyidikan dugaan motif asmara pembunuhan Budi Hartanto," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes aFrans Barung Mangera.

Hingga kini sedikitnya sudah ada 12 saksi yang diperiksa dan telah mengerucut pada satu nama. Identitas diduga pelaku pun sudah dikantongi. Tak hanya melakukan pengejaran terhadap pelaku, polisi juga masih melakukan pencarian kepala Budi yang hingga kini belum ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Koper hingga Tong, 4 Kasus Penemuan Mayat Tragis di Indonesia

Dari Koper hingga Tong, 4 Kasus Penemuan Mayat Tragis di Indonesia

News | Kamis, 04 April 2019 | 13:51 WIB

Jasad Penari dalam Koper, Kepala Budi Masih Belum Ditemukan

Jasad Penari dalam Koper, Kepala Budi Masih Belum Ditemukan

Jatim | Rabu, 03 April 2019 | 19:23 WIB

Temuan Jasad Pria Misterius Terbungkus Koper Gegerkan Warga Blitar

Temuan Jasad Pria Misterius Terbungkus Koper Gegerkan Warga Blitar

Jatim | Rabu, 03 April 2019 | 12:21 WIB

Terkini

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:39 WIB

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32 WIB

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:19 WIB

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:15 WIB