Dilarang Satpam, Emak-emak Prabowo - Sandiaga Nekat Kampanye di Mal

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 05 April 2019 | 16:10 WIB
Dilarang Satpam, Emak-emak Prabowo - Sandiaga Nekat Kampanye di Mal
aksi kampanye emak-emak pendukung Prabowo-Sandi di mall (Twitter)

Suara.com - Beredar video aksi emak-emak pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno melakukan kampanye di dalam mal kawasan Jakarta.

Padahal, dalam video itu, emak-emak tersebut sudah dilarang oleh petugas keamanan dan pengelola mal.

Namun, emak-emak Prabowo - Sandiaga Uno yang mengenakan seragam berwarna biru itu tetap berkampanye dalam mal.

Video aksi emak-emak ini diunggah akun Twitter @optimistjkw2019. Dalam akun itu, tampak sekitar puluhan emak-emak terus menerus meneriaki nama Prabowo di dalam mal.

"Kejadian tadi pagi di sebuah mal di Jakarta. Emak-emak dari 02 dengan brutalnya nekat kampanye di mal. Walaupun sudah dilarang security tetap nekat dan mentang-mentang," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (5/4/2019).

Dalam video itu, tampak para emak-emak tak hentinya berteriak menyebut nama Prabowo.

Sementara dari lantai atas mal, tampak beberapa satpam yang mengenakan seragam hitam memohon kepada pentolan emak-emak agar tidak berkampanye.

"Bodo amat dilarang yang penting Prabowo. Nggak boleh kampanye kata satpamnya. Cuma bodo amat yang penting Prabowo menang," kata salah seorang emak yang memvideokan momen itu.

Beberapa emak-emak lainnya malah tertawa melihat satpam mal tampak kebingungan menenangkan mereka yang tiada henti memekikkan nama Prabowo.

baca juga

"Emak-emak dilawan," teriak massa emak-emak.

Bahkan, ada pula seorang emak-emak yang naik ke atas kursi dan menyemangati emak-emak lainnya untuk terus meramaikan mal dengan meneriakkan nama Prabowo.

Mendapat aba-aba, massa semakin melantangkan teriakan dan mengacungkan simbol dua jari.

Aksi nekat emak-emak ini mendapatkan beragam respons warganet. Banyak warganet yang menyayangkan sikap emak-emak yang nekat berkampanye di dalam mal meskipun telah dilarang.

"Bener di mall daerah Pondok Indah, tapi bukan tadi pagi. Ini kejadian tanggal 27 Maret 2019 waktu sore menjelang malam. Kata cleaning service udah rame dari jam 15.00 WIB," kata @4rnanda.

"Tukang maksa. Orang-orang ini akan selalu masa bodo dengan peraturan, semua akan mereka tabrak demi menuhin egonya. Kasihan," ujar @idevanty.

"Dipikir itu mall milik pemimpin mereka mungkin. Seenaknya sendiri. Kalau sudah tidak diizinkan ya udah jangan ngeyel mentang-mentang orang kaya," ungkap @izzaheweh.

"Ngelihat satpamnya sampe mau nangis gue. Bisa ngerasain rasanya dia kerja terus menjalani kewajibannya eh malah digituin," tutur @_georgia16.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanyekan Miing, Fahri Hamzah Puji Karakter Cerewetnya

Kampanyekan Miing, Fahri Hamzah Puji Karakter Cerewetnya

News | Jum'at, 05 April 2019 | 15:00 WIB

Anak-anak Menangis dan Terpisah dengan Orangtua di Kampanye Jokowi

Anak-anak Menangis dan Terpisah dengan Orangtua di Kampanye Jokowi

News | Jum'at, 05 April 2019 | 13:58 WIB

Sandiaga Buka Kaca Mobil, Warga Berebut Kasih Uang Sumbangan untuk Kampanye

Sandiaga Buka Kaca Mobil, Warga Berebut Kasih Uang Sumbangan untuk Kampanye

News | Rabu, 03 April 2019 | 15:36 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×