Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mendadak Mundur

Bangun Santoso

Senin, 08 April 2019 | 13:11 WIB
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mendadak Mundur
Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Kirstjen Nielsen. (AFP)

Suara.com - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Kirstjen Nielsen, yang dikenal sebagai pembela kebijakan Presiden Donald Trump untuk memisahkan anak-anak migran dari orang tua mereka, pada Minggu (7/4) menyatakan akan segera mundur.

Pengunduran diri Kirstjen itu pertama kali dilaporkan oleh CBS News. Seorang pejabat tinggi pemerintah mengatakan Trump meminta Kirstjen untuk mundur.

Trump mengatakan di Twitter, "Menteri Dalam Negeri Kirstjen Nielsen akan segera meninggalkan jabatannya, dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas jasa-jasanya." demikian seperti dilansir Reuters.

Di cuitan terpisah, Trump mengatakan Kevin McAleenan, yang saat ini menjabat sebagai komisioner Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS, untuk sementara akan menjalankan tugas sebagai menteri keamanan dalam negeri.

Kirstjen (46) memimpin departemen tersebut sejak Desember 2017. Pada masa jabatannya, ia pernah terlibat konflik dengan Trump serta harus mengawasi pelaksanaan aturan pemisahan anak-anak migran dari para orang tua mereka di perbatasan AS dengan Meksiko.

Trump menempatkan masalah perpindahan penduduk secara ilegal sebagai pusat kebijakannya dalam dua tahun masa kepemimpinannya sebagai presiden.

Kebijakan tersebut ia jadikan prioritas dalam upaya menurunkan jumlah pendatang baru, terutama dari Meksiko dan negara-negara Amerika Tengah, yang memasuki Amerika Serikat secara tidak sah.

Pengunduran diri Kirstjen diumumkan dua hari setelah sang presiden dari Partai Republik itu tiba-tiba mengatakan pada Jumat (5/4) bahwa ia ingin mendepak sosok yang ia calonkan sendiri untuk mengepalai Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE), Ronald Vitiello, dengan alasan ia menginginkan sosok yang "lebih tegas."

ICE merupakan salah satu lembaga di bawah kewenangan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS).

baca juga

Kirstjen, yang kerap dihujani pertanyaan pedas oleh kalangan Demokrat di persidangan Kongres AS, menjadi sasaran kritik soal kebijakan-kebijakan Trump. Kirstjen tahun lalu diprotes oleh beberapa penentang di sebuah restoran Meksiko di Washington.

Sebagai pemimpin DHS, Kirstjen berkewajiban menjalankan berbagai misi Trump, seperti perjuangan sang presiden untuk mendirikan dinding perbatasan dengan Meksiko, penyegeraan deportasi dan penanganan terhadap anak-anak migran --sementara foto-foto mereka di balik jeruji besi tersebar ke semua penjuru dunia.

Trump bersikeras bahwa kedatangan para migran di sepanjang perbatasan AS di selatan merupakan keadaan darurat secara nasional sehingga ia menolak keberatan Kongres untuk memberinya dana miliaran dolar AS yang ia minta guna membangun dinding perbatasan.

Surat kabar New York Times melaporkan satu tahun lalu, yaitu pada Mei 2018, bahwa Kirstjen hampir mengundurkan diri setelah Trump mencaci maki dirinya di depan para menteri lainnya terkait peningkatan jumlah imigran yang menyeberang secara ilegal dari Meksiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Narkoba dari Meksiko, Donald Trump Ancam Pajak Impor 25 Persen

Cegah Narkoba dari Meksiko, Donald Trump Ancam Pajak Impor 25 Persen

Otomotif | Senin, 08 April 2019 | 10:00 WIB

Alasan Trump Akui Kekuasaan Israel Atas Dataran Tinggi Golan

Alasan Trump Akui Kekuasaan Israel Atas Dataran Tinggi Golan

News | Senin, 08 April 2019 | 08:57 WIB

Fokus Perbaikan Pesawat, Boeing Pangkas Produksi 737 MAX

Fokus Perbaikan Pesawat, Boeing Pangkas Produksi 737 MAX

News | Senin, 08 April 2019 | 08:01 WIB

Terkini

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:42 WIB

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

×