Demokrat: SBY Ingatkan Prabowo - Sandiaga Tak Pakai Politik Identitas

Pebriansyah Ariefana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 08 April 2019 | 13:43 WIB
Demokrat: SBY Ingatkan Prabowo - Sandiaga Tak Pakai Politik Identitas
Pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno saat kampanye akbar di Jakarta, Minggu (7/4/2019). Kampanye akbar yang diawali dengan salat subuh berjemaah itu untuk menyampaikan visi-misi Prabowo-Sandiaga untuk Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Suara.com - Sekjen DPP Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tidak menginginkan adanya politik identitas dalam kampanye Prabowo - Sandiaga menuju Pilpres 2019. Hal itu dikatakan menyusul adanya surat internal SBY terkait Kampanye Akbar di Gelora Bung Karno, Minggu (7/4/2019) kemarin.

SBY tidak ingin adanya potensi memecah belah akibat kampanye Prabowo - Sandiaga yang ditujukan pada golongan atau identitas agama tertentu. SBY, kata Hinca, pun meminta agar ke depan kampanye serupa dapat memilih tema dengan nuansa lain di luar dari simbol-simbol atau identitas agama tertentu.

"Kembali ke politik identitas kami tidak setuju, Demokrat menempatkan nasionalis religius. Values kami untuk menyampaikan duduk soal partai Demokrat. Posisi Demokrat tidak ingin politik identitas sangat menonjol karena kita Bhinneka Tunggal Ika, ya menjadi milik semua lah," tutur Hinca di kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).

Terkait adanya surat SBY kepada internal Partai Demokrat dalam menyikapi Kampanye Akbar tersebut, disebut Hinca merupakan bentuk saling mengingatkan dari SBY kepada partai koalisi.

Sebelumnya, kata dia, Demokrat melalui wakilmya di Badan Pemenangan Nasional tersebut sebenarnya sudah jauh hari mengetahui gelaran kapanye akbar di GBK. Namun pihaknya baru mengetahui secara detail acara tersebut satu hari sebelumnya, yakni Sabtu (6/4/2019).

"Kami menilai kental [politik identitas] karena itu kami ingatkan. Demokrasi kan memang membutuhkan kritik lah. Demokrat juga kan berada dalam koalisi itu, jadi ikut menjaga agar tetap di arah itu," kata Hinca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LGBT Dukung Prabowo, Gaya Nusantara: Kami Tak Dukung Dia atau Jokowi

LGBT Dukung Prabowo, Gaya Nusantara: Kami Tak Dukung Dia atau Jokowi

News | Senin, 08 April 2019 | 13:33 WIB

Sebut Kampanye Tak Lazim, Demokrat: Pesan SBY Diterima Baik Prabowo

Sebut Kampanye Tak Lazim, Demokrat: Pesan SBY Diterima Baik Prabowo

News | Senin, 08 April 2019 | 12:57 WIB

TKN Jokowi: Prabowo - Sandiaga Isinya Cuma Marah-marah dan Sandiwara

TKN Jokowi: Prabowo - Sandiaga Isinya Cuma Marah-marah dan Sandiwara

News | Senin, 08 April 2019 | 12:52 WIB

Andalkan Rizieq Shibab, TKN Jokowi Kritik Massa Prabowo Tak Berkembang

Andalkan Rizieq Shibab, TKN Jokowi Kritik Massa Prabowo Tak Berkembang

News | Senin, 08 April 2019 | 12:39 WIB

Warganet Bingung Ada 'Muhammad' di Nama Prabowo

Warganet Bingung Ada 'Muhammad' di Nama Prabowo

News | Senin, 08 April 2019 | 12:27 WIB

Terkini

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:59 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB