Besok Kampanye di Solo, Pendukung Jokowi Dilarang Pakai Knalpot Bising

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 08 April 2019 | 14:59 WIB
Besok Kampanye di Solo, Pendukung Jokowi Dilarang Pakai Knalpot Bising
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan orasi politik saat kampanye terbuka di GOR Satria, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (4/4). [ANTARA FOTO/Idhad Zakaria]

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kampanye akbar di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019) besok. Seluruh peserta yang hadir dilarang menggunakan sepeda motor berknalpot brong atau knalpot bising yang suarannya dapat mengganggu orang lain.

Ketua DPC PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan, peserta kampanye diharuskan berjalan kaki menuju lokasi kampanye terbuka di Stadion Sriwedari.

“Masyarakat jalan kaki menuju Stadion Sriwedari, tidak ada yang boleh menaiki sepeda motor (knalpot bising). Rakyat jalan kaki sebagai wujud rekasa untuk mewujudkan keinginannya menjadikan Jokowi kembali menjadi Presiden Indonesia,” ujar Hadi Rudyatmo seperti diberitakan solopos.com - jaringan Suara.com, Senin(8/4/2019).

Hadi Rudyatmo yang juga Wali Kota Solo itu menerangkan, Capres Jokowi rencananya naik kereta kencana dari Lapangan Kota Barat menuju lokasi untuk berbaur bersama masyarakat.

Ia menuturkan, seluruh masyarakat Solo pendukung Jokowi - Ma'ruf di Pilpres 2019 akan turun ke jalan memberikan dukungan pada Capres dan Cawapres nomor urut 01.

Lebih jauh Hadi mengatakan, apabila masih ada pendukung yang nekat menggunakan sepeda motor berknalpot brong akan ditertibkan oleh satgas. Rudy, sapaan akrabnya, mengaku telah memerintahkan 2.500 satgas pengamanan dari berbagai wilayah untuk membantu agar kampanye akbar Jokowi berjalan tertib.

Menurut Rudy, antusiasme pendukung Jokowi sangat tinggi untuk hadir memberikan dukungan dari berbagai lokasi di Indonesia. Ia tidak dapat memperkirakan jumlah pendukung yang akan datang.

Pendukung Jokowi yang datang dari daerah lain diminta untuk tertib dan tidak mudah terprovokasi. Mereka juga tidak boleh melakukan hal-hal lain tanpa persetujuan ketua DPC.

“Kami akan menggelar karnaval, tapi detailnya nanti dulu kami akan rapat dulu dengan Tim Kampanye Nasional [TKN]. Yang jelas dari Kota Barat sampai Jl. Bhayangkara, mungkin Jl. Slamet Riyadi akan penuh dengan massa. Karnaval dimulai pukul 15.00 WIB, pokoknya begitu Presiden Jokowi datang langsung karnaval,” ujarnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye di Kupang, Jokowi Langsung ke Gereja Begitu Mendarat

Kampanye di Kupang, Jokowi Langsung ke Gereja Begitu Mendarat

News | Senin, 08 April 2019 | 14:22 WIB

Gaya Nusantara: Jokowi dan Prabowo Tak Punya Program Lindungi Kaum Marjinal

Gaya Nusantara: Jokowi dan Prabowo Tak Punya Program Lindungi Kaum Marjinal

News | Senin, 08 April 2019 | 14:06 WIB

Cerita Wartawan Asing saat Liput Kampanye Akbar Prabowo: Dia Menatap Kami

Cerita Wartawan Asing saat Liput Kampanye Akbar Prabowo: Dia Menatap Kami

News | Senin, 08 April 2019 | 14:16 WIB

TKN Jokowi: Prabowo - Sandiaga Isinya Cuma Marah-marah dan Sandiwara

TKN Jokowi: Prabowo - Sandiaga Isinya Cuma Marah-marah dan Sandiwara

News | Senin, 08 April 2019 | 12:52 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB