Nyanyi, Ma'ruf Amin: Coblos 1 Saja, Nyoblos 2 Tidak Sah

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 08 April 2019 | 19:59 WIB
Nyanyi, Ma'ruf Amin: Coblos 1 Saja, Nyoblos 2 Tidak Sah
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin kampanye di Istora Senayan. (Suara.com/ Fakhri)

Suara.com - Capres nomor urut 1 Maruf Amin berkampanye di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019). Saat berpidato, Maruf juga sempat bernyanyi dan menyimulasikan coblos surat suara.

Sebelum bernyanyi, Maruf mengajak para peserta kampanye yang didominasi ibu-ibu dari berbagai Majelis Taklim se-Jabodetabek untuk mencoblos 1 calon saja. Ia mengatakan kalau nantinya mencoblos 2 tidak sah.

"Kalau nyoblos satu saja jangan dua. Kalau dua enggak sah nyoblosnya. 1, jangan 2, salah. Kalau 2 itu tidak sah," ujar Maruf Amin di Istora Senayan, Jakarta Pusat Senin (8/4/2019).

Maruf Amin juga mengajak untuk memutihkan TPS pada Pemilu 17 April nanti. Maksudnya memutihkan TPS adalah, dengan datang ke TPS mengenakan baju putih dan memilih kandidat capres – cawapres berbaju putih.

"Jadi katanya nanti yang dipilih itu baju putih? Berarti kita datang pakai baju putih, yang dipilih pakai baju putih," kata Maruf.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Maruf Amin mengajak peserta kampanye untuk bernyanyi. Ia meminta peserta untuk mengikuti nyanyiannya.

Maruf menyanyikan lagu Garuda di Dadaku dari grup band Netral, tapi liriknya diganti menjadi ajakan memilih Jokowi – Maruf.

"Jokowi presidenku, Kiai Maruf wakil presidenku. Ku yakin kali ini pasti menang. Kobarkan semangatmu tentukan pilihanmu, kuyakin kosong 1 pasti menang," lantun Maruf diikuti peserta kampanye.

Setelah bernyanyi, Maruf mengatakan belum pernah bernyanyi saat kampanye sebelumnya. Ia menyebut sengaja bernyanyi di depan ibu-ibu dan berharap nantinya ia dan Jokowi memenangkan pilpres.

baca juga

"Saya ini tidak pernah bernyanyi. Kali ini depan ibu-ibu, saya bernyanyi, mudah-mudahan kita memang Insyallah menang.”

Untuk diketahui, dalam kampanye akbar bertajuk Majelis Taklim Bersholawat, Maruf Amin ditemani Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar; politikus Partai Golkar Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB), dan Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan TKN, Ida Fauziyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye di Istora Senayan, Ma'ruf Amin: Saya Ini Ustaznya Majelis Taklim

Kampanye di Istora Senayan, Ma'ruf Amin: Saya Ini Ustaznya Majelis Taklim

News | Senin, 08 April 2019 | 18:29 WIB

Sebut Anggaran Negara Bocor, Ma'ruf Amin Minta Prabowo Lapor KPK

Sebut Anggaran Negara Bocor, Ma'ruf Amin Minta Prabowo Lapor KPK

News | Senin, 08 April 2019 | 15:48 WIB

Bikin Penasaran, Jawaban Karni Ilyas Ditanya Kubu Paslon yang Didukung

Bikin Penasaran, Jawaban Karni Ilyas Ditanya Kubu Paslon yang Didukung

News | Senin, 08 April 2019 | 16:12 WIB

Kampanye Jokowi - Maruf Amin di Ternate Sepi, Tapi Berharap Menang

Kampanye Jokowi - Maruf Amin di Ternate Sepi, Tapi Berharap Menang

News | Senin, 08 April 2019 | 11:57 WIB

PBNU: Belum Tentu 50 Tahun Lagi Ada Orang Banten Jadi Cawapres

PBNU: Belum Tentu 50 Tahun Lagi Ada Orang Banten Jadi Cawapres

News | Sabtu, 06 April 2019 | 14:21 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB