Survei Puskaptis Dijadikan Indikator, Fadli Zon Yakin Prabowo Menang

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 08 April 2019 | 22:17 WIB
Survei Puskaptis Dijadikan Indikator, Fadli Zon Yakin Prabowo Menang
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Fadli Zon tetap menggunakan hasil survei Puskaptis sebagai indikator keunggulan elektabilitas Capres dan Cawapres nomor urut 02 meskipun sempat bermasalah pada 2014. Menurutnya, masih banyak lembaga survei lainnya yang lebih bermasalah.

Hasil survei terbaru Puskaptis menunjukkan Prabowo - Sandiaga unggul 47,59 persen dari Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin yang mendapatkan presentase 45,37 persen. Fadli menyebut angka itu menjadi indikator penting untuk meyakinkan kemenangan Prabowo - Sandiaga pada Pilpres 2019.

"Saya sampaikan survei ini sebagai indikator kami, sangat yakin pak Prabowo pada tanggal 17 April dalam survei kami pak Prabowo menang. Prediksi saya 59 sampai 63 persen," kata Fadli di kawasan Cipinang Cipedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/4/2019).

Lembaga Survei Puskaptis sempat dilaporkan ke Mabes Polri pada Pilpres 2014 silam. Hal itu lantaran Puskaptis dinilai menayangkan hasil hitung cepat mereka tidak akurat dan bisa menyesatkan publik.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini justru melihat lembaga survei lainnya yang bermasalah, khususnya lembaga survei yang menyatakan Prabowo kalah dari Jokowi.

Menurut Fadi, sejumlah lembaga survei seperti LSI Denny JA, SMRC, Charta Politik dan lembaga survei lainnya sudah bermasalah sejak dulu.

"Mereka membuat survei tapi hasilnya jauh dari kenyataan. Artinya survei tidak bisa memotret keadaan sesungguhnya," ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI itu kemudian menyebut lembaga survei tersebut bagian dari timses pasangan calon peserta Pemlilu 2019.

"Mereka itu sebenernya menjadi tim kampanye karena menjadikan survei alat propaganda atau kampanye karena mereka dibayar," kata Fadli Zon.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Charta Politika Unggulkan Jokowi - Maruf, Fadli Zon Susah Percaya

Survei Charta Politika Unggulkan Jokowi - Maruf, Fadli Zon Susah Percaya

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 18:17 WIB

Fadli Zon: Lembaga Survei Kini Jadi Mafia Politik

Fadli Zon: Lembaga Survei Kini Jadi Mafia Politik

Jabar | Sabtu, 23 Maret 2019 | 21:41 WIB

Fadli Zon : Lembaga Survei Seharusnya Bersifat Netral

Fadli Zon : Lembaga Survei Seharusnya Bersifat Netral

DPR | Jum'at, 22 Maret 2019 | 15:38 WIB

Ketum PAN Tuding Banyak Lembaga Survei 'Melacurkan Diri'

Ketum PAN Tuding Banyak Lembaga Survei 'Melacurkan Diri'

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 19:47 WIB

SMRC Sebut Tingkat Kepercayaan Publik Kepada KPU Masih Tinggi

SMRC Sebut Tingkat Kepercayaan Publik Kepada KPU Masih Tinggi

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 15:02 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB