Cegah Rusuh Pilpres 2019, Amien Rais Cs Minta KPU Bereskan DPT Bermasalah

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 09 April 2019 | 18:30 WIB
Cegah Rusuh Pilpres 2019, Amien Rais Cs Minta KPU Bereskan DPT Bermasalah
Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Amien Rais di acara diskusi bertajuk 'DPT Bermasalah, Pemilu 2019 Berpotensi Chaos'. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Barisan Masyarakat Peduli Pemilu Adil dan Berintegritas (BMPPAB) mengungkapkan ada 17,5 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah menjelang hari pemungutan suara 17 April 2019. Mereka meminta pada KPU untuk menghilangkan atau memperbaiki data bermasalah tersebut.

Koordinator BMPPAB Marwan Batubara mengklaim pihaknya menemukan adanya potensi kecurangan di Pilpres 2019 karena banyak data pemilih yang dinilai tidak wajar. Dalam penelitian yang dilakukan, ia menyebut banyak data pemilih yang terdata secara janggal.

"Ditemukannya data pemilih yang janggal dan tidak wajar, yakni pemilih dengan tanggal kelahiran 1 Januari, 1 Juli dan 31 Desember dalam jumlah yang sangat besar, masing-masing 2,3 juta, 9,8 juta dan 5,4 juta dengan total sekitar 17,5 juta," kata Marwan saat diskusi bertajuk 'DPT Bermasalah, Pemilu 2019 Berpotensi Chaos' di Gedung KK, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Dalam diskusi tersebut dihadiri sejumlah petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga. Diantaranya Amien Rais, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Bachtiar Nasir, hingga Neno Warisman.

Selain itu hadir juga para pendukung Prabowo - Sandiaga yang ikut mengawal jalannya pengawasan DPT bermasalah.

Mereka mendukung KPU untuk segera membersihkan data-data bermasalah tersebut. Sebab, jika terjadi pembiaran dikhawatirkan akan berpotensi adanya rusuh.

"Jika pemilu sarat kecurangan, maka akan dapat mendorong terjadinya benturan yang semakin besar antar dua kelompok. Di sinilah potensi chaos menemukan pemantiknya," pungkasnya.

Selain itu ada juga empat poin tuntuan yang disampaikan dalam diskusi tersebut.

Berikut empat poin yang dijelaskan:

baca juga

1. Memutuskan agar seluruh 17,5 juta DPT yang bermasalah segera dihapus dari DPT Pemilu 2019, dan dilakukan verifikasi ulang pada DPT bermasalah tersebut untuk dimasukkan dalam DPK (daftar pemilih khusus).

2. Memastikan TPS-TPS tambahan untuk disiapkan di Lapas, rumah sakit dan panti sosial bagi warga negara Indonesia. Pada saat yang sama memastikan bahwa data pemilih bagi yang pindah di TPS tambahan tersebut dicoret di alamat asalnya.

3. Untuk kepentingan penyelenggaraan pemilu yang konstitusional dan dapat mengakomodasi berbagai perubahan pada butir 1 dan 2 di atas, terlebih dahulu perlu disiapkan payung hukum yang ditetapkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Meminta Komisi II DPR RI memanggil KPU untuk menjamin seesainya DPT final sebelum pemilu 2018, termasuk menyelenggarakan RDPU yang melibatkan para nara sumber dan pakar yang berbicara pada seminar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggap DPT Masih Bermasalah, Amien Rais Sebut Sistem KPU Ada Genderuwonya

Anggap DPT Masih Bermasalah, Amien Rais Sebut Sistem KPU Ada Genderuwonya

News | Selasa, 09 April 2019 | 17:42 WIB

Intip Harga Mic yang Terpental Digebrak Prabowo saat Bahas Antek Asing

Intip Harga Mic yang Terpental Digebrak Prabowo saat Bahas Antek Asing

Bisnis | Selasa, 09 April 2019 | 12:01 WIB

Andi Arief: Demokrat Memilih Jadi Faksi Kerakyatan di Kubu Prabowo

Andi Arief: Demokrat Memilih Jadi Faksi Kerakyatan di Kubu Prabowo

News | Senin, 08 April 2019 | 14:20 WIB

Makin Panas, Sejuta Kiai Siap Hadapi Ancaman People Power dari Amien Rais

Makin Panas, Sejuta Kiai Siap Hadapi Ancaman People Power dari Amien Rais

Jatim | Senin, 08 April 2019 | 11:22 WIB

Terkini

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×