Bisa Bunuh Karakter, Stop Viralkan Kasus Pengeroyokan Audrey!

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 11 April 2019 | 06:20 WIB
Bisa Bunuh Karakter, Stop Viralkan Kasus Pengeroyokan Audrey!
Komisioner KPPAD Kalbar, Alik R Rosyad. (Antara)

Suara.com - Komisi pengawasan dan perlindungan anak daerah (KPPAD) Kalimantan Barat mengharapkan informasi yang sudah diviralkan di media sosial mengenai kasus penganiayaan pelajar SMP Audrey segera dihentikan. Karena itu akan berdampak buruk membunuh karakter pada pelajar yang terkait peristiwa tersebut.

Komisioner KPPAD Kalbar, Alik R Rosyad menjelaskan apa yang terjadi kali ini, sebenarnya tidak juga menjadi sesuatu yang pertama kali, baik di Pontianak maupun juga di Kalbar dan Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi sesuatu yang luar biasa karena pengaruh sosmed yang sangat luar biasa yang sampai hari ini tidak bisa dibendung.

"Semoga teman-teman netizen, bijak menggunakan sosial media," kata Alik R Rosyad di Pontianak, Rabu (10/4/2019) malam.

Dia menambahkan, kejadian seperti penganiayaan terhadap anak atau pelajar memang ada dan memang cukup memprihatinkan. Namun yang diperlukan saat ini adalah untuk semua orang tua, masyarakat dan pemerintah daerah adalah literasi terhadap penggunaan sosial media.

"Ini sangat penting karena kita mendengar tadi dari terduga pelaku, bahwa semua terjadi dari percakapan dan status status di media sosial. Gimana anak-anak juga kita ajari untuk bijak bersosmed," kata dia lagi.

Dan sesuai amanat undang-undang, menurut dia, korban dan terduga pelaku ada menjadi kewajiban semua pihak untuk merasiakan identitasnya.

"Apa yang sudah diviralkan itu sama saja dengan membunuh karakter adik-adik tadi," kata dia mengingatkan.

Karena itu, KPPAD Kalbar mengharapkan agar semuanya bisa dihentikan. Apalagi tadi terduga pelaku bersama rekan-rekannya sudah menyesali perbuatannya, dan mereka mengaku telah menerima ancaman akan dibunuh.

Alik menambahkan, dalam pertemuan para terduga pelaku dan rekan-rekannya dengan KPPAD Kalbar, mereka semuanya korban. "Korban dari kurangnya perhatian orang tua, korban dari lingkungan yang tidak kondusif, korban dari kebijakan pemerintah yang tidak support terhadap anak, tidak ramah anak," kata dia lagi.

Menurut dia lagi, banyak aspek yang harus dipahami bersama-sama seluruh masyarakat, bahwa pada hakikatnya ketika anak jadi pelaku maka ia juga sebagai korban. KPPAD Kalbar tidak berharap korban dieksplor sedemikian rupa, tetapi KPPAD juga tidak bisa melarang karena hal itu merupakan kewenangan dari keluarga korban.

"Sebenarnya harapan kita, untuk memudahkan dan mempercepat proses penyembuhan psikis korban, akan lebih baik anak ini dihindarkan dari pertemuan ataupun interaksi-interaksi yang tidak sehat buat anak. Tetapi ini kita kembalikan lagi kepada pihak keluarga," katanya.

Untuk diketahui, terkait kasus penganiayaan yang dilakukan pelajar SMA terhadap korban yang masih berstatus pelajar SMP, saat ini sudah ditangani Polresta Pontianak. Polisi telah menetapkan tiga dari 12 pelajar yang terkait kasus itu, sebagai tersangka. Ketiga adalah berinisial FA atau Ll, TP atau Ar dan NN atau Ec (siswa SMA) dugaan kasus penganiayaan seorang pelajar SMP Aud di Kota Pontianak.

"Dari hasil pemeriksaan, akhirnya kami menetapkan tiga orang sebagai tersangka, sementara lainnya sebagai saksi," kata Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Muhammad Anwar Nasir. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Pelaku Bully Audrey Dilepas, Prilly Latuconsina : Saya Akan Menentang!

Jika Pelaku Bully Audrey Dilepas, Prilly Latuconsina : Saya Akan Menentang!

Entertainment | Rabu, 10 April 2019 | 22:00 WIB

Top 3: Dikaitkan Prostitusi Bintang K-Pop, Berikan Honor untuk Korban Bully

Top 3: Dikaitkan Prostitusi Bintang K-Pop, Berikan Honor untuk Korban Bully

Entertainment | Rabu, 10 April 2019 | 20:36 WIB

Tragedi Kasus Audrey, Chris John Minta Orang Tua Dekatkan Anak ke Olahraga

Tragedi Kasus Audrey, Chris John Minta Orang Tua Dekatkan Anak ke Olahraga

Sport | Rabu, 10 April 2019 | 20:21 WIB

Potret Buram Bully di Indonesia, Grafis Tragedi Penganiayaan Audrey

Potret Buram Bully di Indonesia, Grafis Tragedi Penganiayaan Audrey

News | Rabu, 10 April 2019 | 19:56 WIB

Justice for Audrey, Fakta-fakta Baru yang Terungkap

Justice for Audrey, Fakta-fakta Baru yang Terungkap

News | Rabu, 10 April 2019 | 19:52 WIB

Terkini

2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?

2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:00 WIB

Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal

Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:54 WIB

3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan

3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:53 WIB

Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026

Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:43 WIB

Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja

Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:37 WIB

Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!

Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:59 WIB

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:49 WIB

Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran

Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:36 WIB

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:30 WIB

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB