Teriak Jokowi, Pria Tewas Bunuh Diri Diduga Tinggalkan Wasiat, Ini Isinya?

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Jum'at, 12 April 2019 | 15:18 WIB
Teriak Jokowi, Pria Tewas Bunuh Diri Diduga Tinggalkan Wasiat, Ini Isinya?
Lelaki paroh baya nekat memanjat cerobong asap di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (10/4/2019) sore. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Pria yang meneriakkan nama Jokowi sebelum tewas bunuh diri diduga meninggalkan surat wasiat. Surat untuk Presiden RI Joko Widodo itu berisi permasalahan yang menimpa korban dan permohonan untuk dilindungi.

Menurut isi surat tersebut, korban terdengar sudah tak tahan lagi dengan fitnah yang menyebutnya terlibat dalam kasus penipuan.

Potret sebagian surat tersebut diunggah oleh pengguna akun Instagram @net2netcomm, Kamis (11/4/2019). Seluruh isi surat ditulis menggunakan huruf kapital.

"Pak Jokowi, mohon lindungilah saya, rakyatmu yang tidak bersalah. Lebih dari setahun yang lalu telah saya laporkan + bukti-bukti kasus penggandaaan nomor telepon & pengembaran HP ke Mabes Polri dan Bapak Kapolri, tetapi sampai sekarang tidak ditanggapi."

"Saya terus diintimidasi dan dihipnotis. Mohon Pak Jokowi melindungi hak saya melaporkan ini..." bunyi isi surat wasiat yang diduga ditulis korban.

Surat wasiat diduga dari pria yang bunuh diri di Pulogadung - (Instagram/@net2netcomm)
Surat wasiat diduga dari pria yang bunuh diri di Pulogadung - (Instagram/@net2netcomm)

Sebelumnya diberitakan, seorang lelaki paruh baya baya nekat memanjat cerobong asap setinggi 30 meter di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur pada Rabu (10/4/2019) sore.

Ia membawa poster bertuliskan 'Pak Jokowi Izinkan Saya Melapor'. Dari ketinggian, dia juga berteriak, "Tolong saya Pak Jokowi, saya mau melapor, saya korban fitnah."

Ia kemudian dilaporkan meninggal dunia setelah nekat terjun dari cerobong asap.

"Kondisinya sudah meninggal. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Persahabatan dengan menggunakan ambulans dari 118 didampingi petugas Kepolisian Polsek Cakung. Pukul 20.55 WIB, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat pendarahan di kepala dan memar di bagian dada" ujar Kapolsek Cakung Kompol Imam Irawan kepada Suara.com, Kamis (11/4/2019).

baca juga

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Batal Serahkan Langsung Piala Presiden di Malang

Jokowi Batal Serahkan Langsung Piala Presiden di Malang

Bola | Jum'at, 12 April 2019 | 15:16 WIB

Hadiri Acara Jokowi, Bima Arya Akan Blak-blakan Arah Dukungannya di Pilpres

Hadiri Acara Jokowi, Bima Arya Akan Blak-blakan Arah Dukungannya di Pilpres

Jabar | Jum'at, 12 April 2019 | 14:56 WIB

2 Tahun Kasus Novel Baswedan, Jokowi: Tanya ke Tim Gabungan

2 Tahun Kasus Novel Baswedan, Jokowi: Tanya ke Tim Gabungan

News | Jum'at, 12 April 2019 | 14:20 WIB

Akan Gugat Rusdi Kirana Rp 7 Triliun, Eggi Sudjana: Uangnya untuk Rakyat

Akan Gugat Rusdi Kirana Rp 7 Triliun, Eggi Sudjana: Uangnya untuk Rakyat

News | Jum'at, 12 April 2019 | 13:40 WIB

Terkini

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Jadi Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Jadi Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!

Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You

Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Tak Bisa Asal Berlayar, Kemenhub Pelototi Keselamatan Kapal

Tak Bisa Asal Berlayar, Kemenhub Pelototi Keselamatan Kapal

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Berotot Hingga Akhir Perdagangan ke Level Rp17.882

Rupiah Berotot Hingga Akhir Perdagangan ke Level Rp17.882

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Berhenti Jadi Budak Produktivitas: Lawan Ekspektasi Semua Harus Selesai Hari Ini dengan Jeda Sejenak

Berhenti Jadi Budak Produktivitas: Lawan Ekspektasi Semua Harus Selesai Hari Ini dengan Jeda Sejenak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×