Hasan Nasbi Akan Pensiun kalau Jokowi Kalah, Ini Sikap LSI Denny JA

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 12 April 2019 | 21:25 WIB
Hasan Nasbi Akan Pensiun kalau Jokowi Kalah, Ini Sikap LSI Denny JA
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa menjelaskan hasil survei yang dilakukannya di Jakarta, Selasa (2/4/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Direktur Eksekutif Cyrus Network Hasan Nasbi bertaruh akan pensiun dari dunia survei jika Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kalah di Pilpres 2019. Lantas bagaimana dengan Lembaga Survei LSI Denny JA?

Peneliti LSI, Ardian Sopa mengatakan pihaknya tidak akan mudah mempertaruhkan nama LSI Denny JA karena satu momen Pilpres 2019. Perjalanan panjang merintis LSI Denny JA hingga saat ini menurutnya tidak bisa menjadi ajang taruhan.

"Kita tidak akan mempertaruhkan perjalanan panjang kita dengan hanya satu momen seperti ini. Saya enggak tahu pertimbangannya dia (Hasan Nasbi) apa, apakah sudah ada dunia baru atau apa saya enggak tahu," kata Ardian di Kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (12/4/2019).

Menurut Ardian, pimpinan lembaga survei yang berani mempertaruhkan pekerjaan demi hasil surveinya bukanlah hal baru. Ia mengatakan pada Pemilu sebelumnya ada juga lembaga survei yang akhirnya pensiun karena hasil surveinya tidak sesuai dengan hasil Pemilu.

"Kita sebenarnya bisa saja seperti itu, cuman ya lagi-lagi untuk apa? Toh sebenarnya dengan track record kita ya mudah-mudahan masyarakat sudah teryakinkan itu kan sebenarnya dalam rangka meyakinkan publik saja," ujarnya.

Ardian kemudian optimis hasil survei yang telah disampaikan LSI Denny JA kepada publik tidak akan beda jauh dengan hasil Pemilu 2019.

Diketahui, setiap survei yang dilakukan LSI Denny JA dari Februari hingga April 2019, elektabilitas Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin selalu unggul dari Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Ia menerangkan, jika hasil Pemilu 2019 tidak sesuai dengan hasil surveinya selama ini, Ardian akan melakukan evaluasi di internal untuk mencari apa yang salah dalam surveinya tersebut.

"Kita sebagai lembaga pasti akan mengevaluasi diri ya, apa sebenarnya kesalahan kita sehingga kok terjadi kesalahan begini padahal sebelum-sebelumnya tidak terjadi," pungkasnya.

baca juga
Direktur CSIS-Cyrus Hasan Nasbi. [Suara.com/Bowo Raharjo]
Direktur CSIS-Cyrus Hasan Nasbi. [Suara.com/Bowo Raharjo]

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Cyrus Network Hasan Nasbi mengatakan bahwa dirinya yakin jika hasil survei yang dilakukan lembagannya akan sesuai dengan hasil Pemilu 2019 nanti. Saking yakinnya, Hasan berani bertaruh akan mundur dari dunia survei jika Jokowi kalah di Pilpres 2019.

"Saya berani bertaruh, jika Jokowi kalah, saya pensiun dari dunia survei, dan sebaliknya. Kenapa saya yakin Jokowi menang, karena saya percaya dengan data yang kami kerjakan. Sampai saat ini, saya belum menemukan penantang," kata Hasan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (12/4/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Sifat Temperamen Prabowo Bikin Kaum Terpelajar Berbelok ke Jokowi

Survei: Sifat Temperamen Prabowo Bikin Kaum Terpelajar Berbelok ke Jokowi

News | Jum'at, 12 April 2019 | 18:44 WIB

Survei LSI Denny JA: Efek Kejut Ma'ruf Bikin Prabowo Raup Suara Minoritas

Survei LSI Denny JA: Efek Kejut Ma'ruf Bikin Prabowo Raup Suara Minoritas

News | Jum'at, 12 April 2019 | 17:35 WIB

H - 5 Pilpres, LSI:  Jokowi Masih Unggul 2 Digit atas Prabowo

H - 5 Pilpres, LSI: Jokowi Masih Unggul 2 Digit atas Prabowo

News | Jum'at, 12 April 2019 | 15:39 WIB

Survei Puskaptis Dijadikan Indikator, Fadli Zon Yakin Prabowo Menang

Survei Puskaptis Dijadikan Indikator, Fadli Zon Yakin Prabowo Menang

News | Senin, 08 April 2019 | 22:17 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB