Ini Peta Kekuatan Paslon Capres dan Cawapres Berdasar Quick Count

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 18 April 2019 | 06:30 WIB
Ini Peta Kekuatan Paslon Capres dan Cawapres Berdasar Quick Count
Calon Presiden 01 Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden 01 Maruf Amin bersama Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Kerja memberi keterangan perhitungan cepat pemilu 2019 di Jakarta, Rabu (17/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Penghitungan cepat atau quick count untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang dilakukan beberapa lembaga survei masih menunjukan keunggulan untuk Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 Jokowi - Maruf Amin atas penantangan Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo - Sandiaga.

Dalam data yang dirilis Charta Politika, Jokowi - Maruf Amin meraih total suara sebanyak 54,32 persen, sementara Prabowo - Sandiaga 45,81 persen.

Data tersebut diakses pada Pukul 03.12 WIB dengan jumlah total data yang masuk mencapai 98,25 persen.

Sementara itu, lembaga survei Poltracking juga masih mengunggulkan Pasangan Jokowi - Maruf Amin dalam quick count yang dilakukan lembaga tersebut.

Komposisi quick count tersebut adalah 54,87 persen untuk Jokowi-Ma'ruf Amin dan 45,13 persen untuk Prabowo - Sandiaga, dengan jumlah total data yang masuk 99,30 persen.

Tak jauh berbeda dengan Poltracking, Indikator Politik Indonesia juga mengunggulkan calon petahana dengan komposisi 53,91 persen dan sisanya Prabowo - Sandiaga 46,09 dengan total data yang masuk mencapai 95,70 persen.

Tak jauh berbeda, Indo Barometer juga berada dalam komposisi yang kurang lebih sama, yakni Jokowi - Maruf 54,32 persen dan Prabowo - Sandiaga 45,68 persen dengan presentasi yang masuk 99,67 persen.

Sedangkan, Litbang Kompas mengumpulkan data dengan total 97 persen dengan komposisi Jokowi - Maruf Amin 54,52 persen dan Prabowo - Sandiaga 45,48.

Dari keenam lembaga tersebut, menunjukan kekuatan pasangan calon 01 Jokowi - Maruf Amin cukup memiliki pengaruh besar dengan keunggulan selisih rerata-rata sembilan hingga 10 persen.

Meski begitu, secara umum pesebaran pemilih capres dan cawapres di 34 provinsi menjadi salah satu tolok ukur raihan suara terbanyak. Untuk pasangan Jokowi - Maruf ada beberapa wilayah yang meningkat pemilihnya, terutama pada wilayah Jawa Barat yang selama ini dikenal sebagai daerah basis Prabowo - Sandiaga.

Manajer riset Charta Politika Ahmad Baihaqi, misalnya, menyebut pasangan Jokowi - Maruf mampu merebut suara di basis Provinsi Jawa Barat. Pada Tahun 2014 suara Jokowi hanya meraih 40,22 persen. Padahal wilayah Jabar memiliki jumlah penduduk terbanyak yang mencapai 33 juta jiwa.

Namun, menurut hasil quick count Charta Politica menunjukan Jokowi-Ma'ruf mampu menaikan ketertinggalannya hingga 43,98 persen meski, tetap kalah. Namun, kondisi sebaliknya tidak bisa dilakukan kubu oposisi di kantong basis Jokowi - Maruf Amin, seperti Jateng dan Jatim.

Untuk Jateng misalnya, pada 2014 silam suara Jokowi hanya 66,65 persen, sedangkan dari hasil quick count Charta Politica sebanyak 76,34 persen.

Pun sama juga dengan di Jawa Timur, berdasar hasil quick count, kubu 01 meraih 66,86 persen suara atau naik dibanding tahun 2014 yang hanya sebanyak 53,17 persen.

Kemudian untuk wilayah Yogyakarta, berdasarkan quick count juga mengalami kenaikan menjadi 73,1 persen. Sedangkan pada tahun 2014 silam, perolehan suara di Yogyakarta hanya 55,81 persen.

Untuk diketahui total penduduk Pulau Jawa sendiri sebanyak 108.904.238 jiwa dengan total seluruh penduduk Indonesia mencapai 190.307.134, mengacu pada data tahun 2014 atau 58 persen pemilih berdomisili di Pulau Jawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKD Jatim Klaim Jokowi - Maruf Menang di 31 Kabupaten/Kota

TKD Jatim Klaim Jokowi - Maruf Menang di 31 Kabupaten/Kota

Jatim | Kamis, 18 April 2019 | 00:02 WIB

Unggul Quick Count, Puluhan Relawan Jokowi - Ma'ruf di Bogor Cukur Gundul

Unggul Quick Count, Puluhan Relawan Jokowi - Ma'ruf di Bogor Cukur Gundul

Jabar | Kamis, 18 April 2019 | 00:00 WIB

Jokowi - Ma'ruf Menang Quick Count, Relawan Cukur Gundul

Jokowi - Ma'ruf Menang Quick Count, Relawan Cukur Gundul

Jatim | Rabu, 17 April 2019 | 20:04 WIB

Kemenangan Versi Quick Count, Ketua KPU: Jadikan Itu Sebuah Referensi

Kemenangan Versi Quick Count, Ketua KPU: Jadikan Itu Sebuah Referensi

News | Rabu, 17 April 2019 | 19:03 WIB

Terkini

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:14 WIB

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:12 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:09 WIB

Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021

Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:07 WIB

Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko

Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:34 WIB

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB