Kemenangan Versi Quick Count, Ketua KPU: Jadikan Itu Sebuah Referensi

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 17 April 2019 | 19:03 WIB
Kemenangan Versi Quick Count, Ketua KPU: Jadikan Itu Sebuah Referensi
Ketua KPU Arief Budiman. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Meski penghitungan cepat atau quick count pemilihan presiden yang dilakukan beberapa lembaga survei menunjukan keunggulan salah satu pasangan capres dan cawapres, namun hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan final.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan hasil hitung cepat atau quick count yang ditayangkan beberapa lembaga survei hanya sebatas referensi.

Arief mengingatkan seluruh peserta pemilu dan pendukungnya tidak terlalu bereaksi secara berlebihan.

Arief juga mengatakan peserta Pemilu dan pendukungnya bisa bersabar menunggu hasil penghitungan suara resmi yang dilakukan oleh KPU.

"Kalau ada quick count ada yang bikin exit poll, jadikan itu sebuah referensi. Jadikan itu sebagai sebuah informasi. Hasil resminya kapan, berapa hasil resminya, ya nanti nunggu ketika KPU menetapkan hasilnya," ujar Arief usai memantau proses penghitungan suara di TPS Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Berkenaan dengan itu, sebagaimana aturan yang berlaku, rekapitulasi penghitungan suara dimulai sejak tanggal 18 April hingga 22 Mei 2019.

Arief mengatakan proses rekapitulasi suara dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS), kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan Nasional.

"Nanti pedomani saja hasil (rekapitulasi suara) yang diungkapkan KPU," ucapnya.

Arief mengatakan KPU akan menjaga tranparansi dan akuntabilitas dalam proses rekapitulasi suara Pemilu 2019. Arief mengajak peserta Pemilu dan masyarakat untuk mempercayai hasil penghitungan suara yang akan disampaikan nantinya oleh KPU.

"Apapun hasil yang ditetapkan tentu KPU mengajak kita semua untuk bisa percaya terhadap hasil yang ditetapkan. Andaikan memang ada bukti yang cukup, bahwa hasil itu tidak sesuai dengan yang Anda lihat Anda yakini, ruang untuk mengajukan sengketa itu sudah disediakan juga. Sengketa hasil itu bisa diselesaikan di MK (Mahkamah Konstitusi)," kata Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Ada Surat Suara Tercoblos Sebelum Pemilihan di Surabaya, Serius?

CEK FAKTA: Ada Surat Suara Tercoblos Sebelum Pemilihan di Surabaya, Serius?

News | Rabu, 17 April 2019 | 18:51 WIB

Jokowi - Maruf Kalah Telak di TPS Tempat Presiden PKS Mencoblos

Jokowi - Maruf Kalah Telak di TPS Tempat Presiden PKS Mencoblos

Jabar | Rabu, 17 April 2019 | 18:50 WIB

Jokowi - Maruf Unggul Quick Count, Bravo 5: Kemenangan Total Bagi Perempuan

Jokowi - Maruf Unggul Quick Count, Bravo 5: Kemenangan Total Bagi Perempuan

News | Rabu, 17 April 2019 | 18:33 WIB

Puluhan Purnawirawan TNI Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin

Puluhan Purnawirawan TNI Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Rabu, 17 April 2019 | 17:57 WIB

Kalah di Quick Count, Prabowo Tuduh Lembaga Survei Sengaja Giring Opini

Kalah di Quick Count, Prabowo Tuduh Lembaga Survei Sengaja Giring Opini

News | Rabu, 17 April 2019 | 17:41 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB