Khatib Masjid Istiqlal Ajak Masyarakat Sabar Menunggu Hasil Resmi Pemilu

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 19 April 2019 | 15:05 WIB
Khatib Masjid Istiqlal Ajak Masyarakat Sabar Menunggu Hasil Resmi Pemilu
Suasana Masjid Istiqlal pada Idul Adha (24/9/2015). (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Khatib Andi Faisal Bhakti mengajak seluruh umat Islam untuk bersabar dan menunggu hasil Pemilu 2019. Pernyataan itu disampaikan Andi saat mengisi khotbah Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, (Jumat (19/4/2019).

“Setelah dua hari yang lalu kita menunaikan hak kita sebagai anak bangsa berupa pemberian suara, maka bersabarlah menunggu hasil,” kata Andi seperti diberitakan Antara.

Menurut Andi, ketidaksabaran dalam menghadapi segala keadaan yang muncul dalam konteks demokrasi pemilu dapat memicu tindakan-tindakan yang merusak dan melanggar hukum.

“Kita sudah punya beberapa lembaga negara yang Insya Allah akan amanah menjalankan tugas mereka,” kata Andi.

Selain itu, Andi juga mengajak seluruh umat Islam untuk mengontrol emosi dalam menyikapi hasil pemilu.

“Mengendalikan emosi adalah sifat terpuji untuk dimiliki oleh siapapun. Mengendalikan emosi berasal dari ketenangan jiwa dan kebijaksanaan pikiran, orang yang hatinya tenang dan pikirannya bijak tidak akan mudah emosi apalagi sampai marah-marah," kata dia.

"Ketenangan jiwa dan kebijaksanaan pikiran mampu menyelesaikan suatu masalah tanpa memunculkan masalah lain,” Andi menambahkan.

Dia mencontohkan Rasulullah SAW bila marah hanya terlihat wajahnya yang memerah. Di dalam Islam, sebagian ulama menganjurkan ajakan untuk berbuat arif dan bijaksana harus dilakukan dengan cara-cara yang baik adil.

Prof Andi memahami dalam konteks pemilu tentu terdapat berbagai gejolak perbedaan persepsi dan spekulasi yang menurutnya adalah hal yang manusiawi.

baca juga

Menurut dia dalam menyikapinya diperlukan sikap menahan diri tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis, merusak dan melanggar hukum.

“Indonesia adalah negara hukum, jika terdapat sesuatu yang tidak sejalan dengan ketentuan yang berlaku maka pihak yang berwenang untuk memutuskannya. Demikianlah menahan emosi sangat penting dalam konteks kita hari ini,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astaga, Petugas KPPS Sleman Belum Dapat Honor Hingga H+2 Pemilu

Astaga, Petugas KPPS Sleman Belum Dapat Honor Hingga H+2 Pemilu

Jogja | Jum'at, 19 April 2019 | 14:47 WIB

Caleg Golkar Dibunuh Pakai Racun Tikus, Ini Raihan Suara Sementara Sugimin

Caleg Golkar Dibunuh Pakai Racun Tikus, Ini Raihan Suara Sementara Sugimin

Jawa Tengah | Jum'at, 19 April 2019 | 13:56 WIB

Yogya Aman Usai Pencoblosan, Mahfud MD: Jangan Terpancing Perang di Medsos

Yogya Aman Usai Pencoblosan, Mahfud MD: Jangan Terpancing Perang di Medsos

Jogja | Jum'at, 19 April 2019 | 11:57 WIB

Capres Klaim Menang Pemilu, Mahfud MD: Jangan Bertindak di Luar Konstitusi!

Capres Klaim Menang Pemilu, Mahfud MD: Jangan Bertindak di Luar Konstitusi!

News | Jum'at, 19 April 2019 | 11:46 WIB

Terkini

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

×