Kabur dari Rehabilitasi, Rifai Tewas Hanyut di Anak Sungai Cisadane

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita
Kabur dari Rehabilitasi, Rifai Tewas Hanyut di Anak Sungai Cisadane
Ilustrasi - kondisi Sungai Cisadane kering. (Antara)

"Korban merupakan siswa Rehabilitasi PSPP Galih Pakuan Alamat Ciseeng, Kabupaten Bogor Jawa barat."

Suara.com - Seberangi Sungai Usai Kabur Dari Tempat Rehabilitasi, Rifai Malah Terseret Arus

Rifai, pemuda berusia 23 tahun, ditemukan tewas membusuk di anak sungai Cisadane tak jauh dari Perumahan Pesona Indah Blok B5, RT1/RW 8 Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, Senin (22/4/2019). Diketahui, pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

"Korban merupakan siswa Rehabilitasi PSPP Galih Pakuan Alamat Ciseeng, Kabupaten Bogor Jawa barat, korban memiliki gangguan mental," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander Yurikho melalui keterangan tertulis, Senin (22/4/2019).

Alex mengatakan, korban sempat kabur dari tempat rehabilitasi tersebut bersama temannya pada Minggu (14/4). Saat mencoba menyeberangi sungai, korban malah terseret arus hingga akhirnya meninggal.

"Korban kabur bersama teman dari tempat rehabilitasi pada hari Minggu 14 April 2019 Pukul 12.30 WIB, korban bersama temannya mencoba menyebrangi sungai namun terseret arus, satu temannya selamat, satunya lagi menjadi korban," jelasnya.

Sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan hanyut di anak sungai Cisadane tak jauh dari Perumahan. Saat ditemukan, mayat Rifai telah membusuk.

Sebagai ciri-ciri, mayat Rifai mengenakan baju kotak-kotak berwarna merah muda, celana jeans, dan sepatu merah.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS