Dosen UGM: Hidup itu Bukan Cuma soal Pilpres dan Pemilu

Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 23 April 2019 | 17:55 WIB
Dosen UGM: Hidup itu Bukan Cuma soal Pilpres dan Pemilu
Dicky Sofjan (paling kanan) dan Amin Abdullah, Ketua Komisi Kebudayaan AIPI (tengah). [Suara.com/Praba Mustika]

Suara.com - Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Dwia A. Tina Pulubuhu mengajak masyarakat untuk menjaga agar suasana kondusif di masa penghitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Melalui keterangan tertulis, Minggu (21/4), dia mengajak seluruh lapisan masyarakat, penyelenggara Pilpres 2019 atau Pemilihan Umum (Pemilu), penegak hukum termasuk peserta Pemilu 2019 supaya menjaga suasana yang kondusif saat masa rekapitulasi penghitungan suara.

Terkait pernyataan tersebut, Dr. Dicky Sofjan selaku Core Doctoral Faculty, Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) pun menyampaikan pendapat serupa.

Ditemui setelah konferensi pers Seminar Nasional: Agama dan Harkat Kemanusiaan di Era Sintesis pada Selasa (23/4) di Kantor Humas dan Protokol Univesitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Dicky Sofjan mengajak masyarakat untuk ikut aturan dan Undang-Undang yang berlaku.

''Kita harus mengikuti aturan, kita harus mengikuti Undang-Undang, regulasi, kebijakan, dan konsensus yang sudah ditentukan. Dan kita juga harus menunggu pihak KPU untuk, secara resmi, mengeluarkan hasil real count,'' katanya.

Menurut dosen di Sekolah Pascasarjana UGM tersebut, hidup tak hanya soal Pemilu atau Pilpres saja. ''Kita juga harus menyadari bahwa, hidup itu bukan hanya menyangkut masalah Pemilu saja, kok,'' imbuhnya.

Ia juga menyinggung tentang banyaknya korban jiwa selama penyelenggaraan Pemilu 2019 dan mmengharapkan agar menghormati mereka, dengan cara menjaga suasana agar kondusif.

''Kita bisa melihat bahwa, hampir 100-an lebih orang, itu sudah meninggal karena terlibat penyelenggaraan Pemilu ini, baik dari pihak panitia, KPPS maupun dari pihak keamanan, kepolisian,'' tuturnya.

''Kita harus menghargai mereka sebagai manusia, yang punya komitmen dan dedikasi. Saya kira kita punya hutang budi pada mereka untuk bisa bersabar dan mempercayai hasil yang akan keluar,'' ujarnya.

baca juga

Tak hanya masyarakat, penyelenggara Pemilu 2019, serta penegak hukum. Ajakan untuk menjaga suasana agar kondusif, seperti yang disampaikan oleh ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) dan Dr. Dicky Sofjan ini juga ditujukan untuk para peserta Pemilu 2019, termasuk capres dan cawapres, media dan cendekiawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update KPU 23 April: 119 Petugas KPPS Meninggal, 548 Orang Sakit

Update KPU 23 April: 119 Petugas KPPS Meninggal, 548 Orang Sakit

News | Selasa, 23 April 2019 | 17:41 WIB

Dituding Tak Percaya Tuhan oleh Putri Amien Rais, Jawaban KPU Ini Berkelas

Dituding Tak Percaya Tuhan oleh Putri Amien Rais, Jawaban KPU Ini Berkelas

News | Selasa, 23 April 2019 | 13:02 WIB

Pemilu Nasional dan Daerah Diusulkan Dipisah, Begini Teknis KPU

Pemilu Nasional dan Daerah Diusulkan Dipisah, Begini Teknis KPU

News | Selasa, 23 April 2019 | 12:45 WIB

Penghitungan Suara, KPU Biak Dijaga Ketat Polisi dan Tentara Bersenjata

Penghitungan Suara, KPU Biak Dijaga Ketat Polisi dan Tentara Bersenjata

News | Selasa, 23 April 2019 | 11:41 WIB

Anak Perempuan Amien Rais: KPU Sudah Tak Percaya Tuhan

Anak Perempuan Amien Rais: KPU Sudah Tak Percaya Tuhan

News | Selasa, 23 April 2019 | 11:07 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×