Dituding Tak Percaya Tuhan oleh Putri Amien Rais, Jawaban KPU Ini Berkelas

Reza Gunadha | Muhammad Yasir
Dituding Tak Percaya Tuhan oleh Putri Amien Rais, Jawaban KPU Ini Berkelas
Hanum Rais (kanan) [Facebook]

"KPU dan seluruh isinya sudah tak percaya Tuhan. Tak percaya lagi suara rakyat adalah suara Tuhan," kata Hanum

Suara.com - Putri Amien Rais Tuding Sudah Tak Percaya Tuhan, KPU: Alhamdulillah Kami Masih Shalat Lima Waktu

Komisi Pemilihan Umum enggan banyak merespons pernyataan putri Amien Rais, yakni Hanum Rais, yang menuding mereka sudah tak lagi percaya Tuhan.

Anggota KPU RI Ilham Saputra mengatakan, daripada meladeni putri Ketua Dewan Kehormatan PAN itu, seluruh personel lembaganya menyerahkan sepenuhnya penilaian kepada Tuhan.

"Alhamdullilah kami tujuh komisioner KPU masih salat 5 waktu. Biar Allah SWT yang menilai. Begitu ya," tutur Ilham saat dihubungi Suara.com, Selasa (23/4/2019).

Ilham justru meminta Hanum Rais dan pihak mana pun yang menemukan dugaan kecurangan Pemilu dan Pilpres 2019 melaporkan kepada lembaga yang berwenang, yakni Bawaslu.

"Laporkan ke Bawaslu. Sudah ada kanalnya sesuai peraturan perundang-undangan," ucapnya.

Sebelumnya, Hanum Rais menilai KPU sudah tidak lagi mempercayai Tuhan. Hal itu disampaikannya saat mendengar kabar 148 suara Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno hanya ditulis 3 suara di TPS Depok.

Hanum mengatakan, para pelaku kecurangan lupa bahwa suara rakyat ialah suara Tuhan. Karena itu Hanum menyinggung KPU sebagai penyelenggara pemilu melupakan kehadiran Tuhan.

"KPU dan seluruh isinya sudah tak percaya Tuhan. Tak percaya lagi suara rakyat adalah suara Tuhan," kata Hanum dalam akun Twitternya @hanumrais pada Senin (22/4/2019).

Hanum juga beranggapan para pelaku kecurangan tersebut tidak memiliki beban saat melakukan kecurangan di dalam pemilu.

Sebab, dirinya menilai apabila pelaku kecurangan tersebut memiliki keyakinan tidak ada yang bisa

Untuk diketahui, ada temuan salah input jumlah suara Capres dan Cawapres nomor urut 1 maupun 2 di TPS 30 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Ternyata KPU Depok telah salah memasukan data akibat dari kesalahan penginput dalam pelaksanaannya.

Temuan salah data di laman daring KPU diketahui ketika Muhammad Haswan M Evandirita menginformasikan melalui Twitter bahwa Jokowi mendapat 63 suara dan Prabowo 148 suara di TPS 30 Bojongsari Depok.

Namun pada laman KPU,  tertulis Jokowi – Maruf Amin mendapat 211 suara dan Prabowo – Sandiaga  hanya 3 suara.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS