alexametrics

Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Suara.com/Fakhri)

Sandiaga juga menilai apabila masyarakat lebih baik ikut mengawal Pemilu 2019 hingga usai tanpa perlu melakukan aksi boikot-boikot semacam itu.

Suara.com - Aksi boikot nasi padang sempat marak dibahas warganet di jejaring media sosial Twitter lantaran Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin kalah suara di Sumatera Barat.

Merespons soal aksi boikot, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta kepada masyarakat untuk tidak bersikap jeniper alias julid, nyinyir dan baper. Dia menganggap, seharusnya seluruh warga lebih menghargai adanya beda pilihan politik di Pilpres 2019.

"Kita pastikan jangan juniper, hasil dari pilpres ini jangan buat orang julid, nyinyir, dan baper. Ini pilihan rakyat," kata Sandiaga di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Boikot nasi padang. [Twitter]
Boikot nasi padang. [Twitter]

Sandiaga juga menilai apabila masyarakat lebih baik ikut mengawal Pemilu 2019 hingga usai tanpa perlu melakukan aksi boikot-boikot semacam itu. Jika memang kecewa apabila unggulannya kalah seperti Jokowi - Maruf yang kalah di Sumatera Barat, Sandiaga meminta kepada seluruh pihak untuk bisa menerimanya dengan lapang dada.

Baca Juga: Jokowi Lantik Mantan Kakor Brimob Polri Jadi Gubernur Maluku Siang Ini

Topik nasi padang menguasai daftar trending topic Twitter Indonesia, Senin (22/4/2019). Nasi padang ramaii dibahas di Twitter menanggapi isu boikot makanan khas Sumatera Barat tersebut di media sosial. [Twitter]
Topik nasi padang menguasai daftar trending topic Twitter Indonesia, Senin (22/4/2019). Nasi padang ramaii dibahas di Twitter menanggapi isu boikot makanan khas Sumatera Barat tersebut di media sosial. [Twitter]

"Mari para elit dan masyarakat semua menyikapi hasil pilpres ini dengan hati yang lapang dan Sumatera Barat sudah sampaikan apa yang jadi pilihannya dan akan kita kawal nanti hasil C1 nya," ucapnya.

Boikot nasi padang. [Twitter]
Boikot nasi padang. [Twitter]

Untuk diketahui, jagat media sosial dihebohkan dengan munculnya rencana aksi memboikot Rumah Makan Padang. Aksi boikot ini muncul seusai Jokowi - Maruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.

Merujuk hasil real count Komisi Pemilihan Umum, Senin (22/4/2019), perolehan suara Jokowi - Maruf di Sumatera Barat hanya sebesar 13,37 persen. Sementara, pasangan Prabowo - Sandiaga menang telak dengan perolehan 86,63 persen.

Sejumlah pendukung Jokowi - Maruf kecewa terhadap perolehan suara yang begitu kecil di Sumatera Barat. Akun Facebook bernama Satria lantas mengajak para pendukung Jokowi - Maruf untuk melakukan boikot Rumah Makan khas Padang.

"Jadi malas makan di Rumah Makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua Rumah Makan Padang," ujar akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2019).

Baca Juga: Kalah dari Ceres Negros, Bagi Riko Simanjuntak Bukan Akhir dari Segalanya

Komentar