Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 24 April 2019 | 13:05 WIB
Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Aksi boikot nasi padang sempat marak dibahas warganet di jejaring media sosial Twitter lantaran Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin kalah suara di Sumatera Barat.

Merespons soal aksi boikot, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta kepada masyarakat untuk tidak bersikap jeniper alias julid, nyinyir dan baper. Dia menganggap, seharusnya seluruh warga lebih menghargai adanya beda pilihan politik di Pilpres 2019.

"Kita pastikan jangan juniper, hasil dari pilpres ini jangan buat orang julid, nyinyir, dan baper. Ini pilihan rakyat," kata Sandiaga di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Boikot nasi padang. [Twitter]
Boikot nasi padang. [Twitter]

Sandiaga juga menilai apabila masyarakat lebih baik ikut mengawal Pemilu 2019 hingga usai tanpa perlu melakukan aksi boikot-boikot semacam itu. Jika memang kecewa apabila unggulannya kalah seperti Jokowi - Maruf yang kalah di Sumatera Barat, Sandiaga meminta kepada seluruh pihak untuk bisa menerimanya dengan lapang dada.

Topik nasi padang menguasai daftar trending topic Twitter Indonesia, Senin (22/4/2019). Nasi padang ramaii dibahas di Twitter menanggapi isu boikot makanan khas Sumatera Barat tersebut di media sosial. [Twitter]
Topik nasi padang menguasai daftar trending topic Twitter Indonesia, Senin (22/4/2019). Nasi padang ramaii dibahas di Twitter menanggapi isu boikot makanan khas Sumatera Barat tersebut di media sosial. [Twitter]

"Mari para elit dan masyarakat semua menyikapi hasil pilpres ini dengan hati yang lapang dan Sumatera Barat sudah sampaikan apa yang jadi pilihannya dan akan kita kawal nanti hasil C1 nya," ucapnya.

Boikot nasi padang. [Twitter]
Boikot nasi padang. [Twitter]

Untuk diketahui, jagat media sosial dihebohkan dengan munculnya rencana aksi memboikot Rumah Makan Padang. Aksi boikot ini muncul seusai Jokowi - Maruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.

Merujuk hasil real count Komisi Pemilihan Umum, Senin (22/4/2019), perolehan suara Jokowi - Maruf di Sumatera Barat hanya sebesar 13,37 persen. Sementara, pasangan Prabowo - Sandiaga menang telak dengan perolehan 86,63 persen.

Sejumlah pendukung Jokowi - Maruf kecewa terhadap perolehan suara yang begitu kecil di Sumatera Barat. Akun Facebook bernama Satria lantas mengajak para pendukung Jokowi - Maruf untuk melakukan boikot Rumah Makan khas Padang.

"Jadi malas makan di Rumah Makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua Rumah Makan Padang," ujar akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindiran PKPI: Kubu 02 Enggak Punya Data, Kalaupun Ada Prabowo Kalah

Sindiran PKPI: Kubu 02 Enggak Punya Data, Kalaupun Ada Prabowo Kalah

News | Rabu, 24 April 2019 | 10:45 WIB

Kubu Prabowo Janjikan Rekonsiliasi Nasional, Jika...

Kubu Prabowo Janjikan Rekonsiliasi Nasional, Jika...

News | Rabu, 24 April 2019 | 10:01 WIB

Nasi Padang Diboikot, Andi Arief Takut Warga Jakarta Minta Istana Pindah

Nasi Padang Diboikot, Andi Arief Takut Warga Jakarta Minta Istana Pindah

News | Rabu, 24 April 2019 | 09:08 WIB

Nasi Padang Diboikot Jokowi Kalah di Sumatera, Gerindra Komentar Makjlep

Nasi Padang Diboikot Jokowi Kalah di Sumatera, Gerindra Komentar Makjlep

News | Rabu, 24 April 2019 | 08:34 WIB

Gus Maksum Ajak Umat Tak Terpancing Ajakan People Power Rizieq Shihab

Gus Maksum Ajak Umat Tak Terpancing Ajakan People Power Rizieq Shihab

Jatim | Rabu, 24 April 2019 | 08:04 WIB

Terkini

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:59 WIB

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:51 WIB

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:39 WIB

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

×