Mengintip Suasana War Room Jokowi - Ma'ruf Amin

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 26 April 2019 | 22:20 WIB
Mengintip Suasana War Room Jokowi - Ma'ruf Amin
Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, memiliki tempat penghitungan suara Pilpres 2019 versi internal. Tempat tersebut diberi nama War Room alias ruangan perang. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, memiliki tempat penghitungan suara Pilpres 2019 versi internal. Tempat tersebut diberi nama War Room alias ruangan perang.

War room tersebut terletak di ruang Legian, lantai dasar Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan.

Suara.com berkesempatan melihat aktivitas relawan yang menginput data C1 dari TPS Pilpres 2019 di ruangan tersebut.

Mereka menginput data tersebut dengan mengisi sejumlah kolom pada sistem terkomputerisasi.

Pada ruangan tersebut, terdapat 80 komputer yang dioperasikan oleh perugas untuk menginput data C1 dari TPS.

Data yang dimasukkan di antaranya nomor TPS, kecamatan, kelurahan, kabupaten, provinsi dan hasil perolehan suara milik Jokowi – Maruf Amin maupun Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang berasal dari C1 alias kertas plano.

Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, memiliki tempat penghitungan suara Pilpres 2019 versi internal. Tempat tersebut diberi nama War Room alias ruangan perang. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, memiliki tempat penghitungan suara Pilpres 2019 versi internal. Tempat tersebut diberi nama War Room alias ruangan perang. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Frendi, salah satu petugas War Room, mengakui tak kesulitan untuk menginput data C1. Sebab sebelumnya, sudah dilatih cara menginput C1.

"Enggak susah sih, karena kan sudah disosialisasikan," kata Frendi yang tengah duduk menginput data.

Mengenai waktu, Frendi mengakui tidak butuh berlama-lama menyelesaikan input satu data C1. Bahkan, dalam hitungan satu menit, bisa menginput satu hingga tiga data C1.

baca juga

Frendi menuturkan, akan menginput sesuai data hasil perolehan di C1. "Kalau Jokowi memang ya tulis menang, kalau Jokowi kalah, ditulis kalah," ucap Frendi.

Kendati demikian, dirinya enggan menbeberkan besaran upah saat bertugas melakukan penghitungan suara di internal TKN Jokowi – Maruf.

"Ya pasti dibayar," kata Frendi.

Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, memiliki tempat penghitungan suara Pilpres 2019 versi internal. Tempat tersebut diberi nama War Room alias ruangan perang. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, memiliki tempat penghitungan suara Pilpres 2019 versi internal. Tempat tersebut diberi nama War Room alias ruangan perang. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi – Maruf, Lukman Edy menyebut sebanyak 240 petugas War Room yang menginput data.

Sebanyak 240 petugas tersebut dibagi menjadi tiga sif, karena perhitungan suara terus berlangsung selama 24 jam.

"Jumlahnya 240 orang dibagi 3 sif. Mereka ini sebagian 50 persen adalah relawan sosial media dan 50 persen lain relawan gabungan dari partai-partai," ucap Lukman. 

Lebih lanjut, Lukman menuturkan data yang diinput ke sistem merupakan hasil salinan C1 yang difoto oleh para saksi pada 17 April 2019 lalu.

Para koordinator, kata Lukman, selain mengumpulkan hasil pemindaian C1 plano, juga hardcopy-nya.

Hardcopy ini kepentingannya untuk tanda bukti formal nanti kalau ada perkara di Mahkamah Konstitusi. Kami sudah siapkan 550 kotak kontainer tempat arsip itu,” tuturnya.

Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi – Maruf, Usman Kansong, mendorong rivalnya, BPN Prabowo – Sandiaga membuka data hasil rekapitulasi suara pilpres yang dijadikan dasar klaim mereka menang 62 persen.

“Kami harapkan 02 buka tabulasi data mereka, agar publik tahu, mana data akurat dan tidak. Tunjukkan juga war room mereka. Kami menduga, jangan-jangan mereka engggak punya,” tudingnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPN Klaim Prabowo Menang 80 Persen, TKN Jokowi: Jangan-jangan Halusinasi

BPN Klaim Prabowo Menang 80 Persen, TKN Jokowi: Jangan-jangan Halusinasi

News | Jum'at, 26 April 2019 | 10:09 WIB

TKN Undang BPN Prabowo Lihat Ruang Hitung Real Count Jokowi - Maruf Amin

TKN Undang BPN Prabowo Lihat Ruang Hitung Real Count Jokowi - Maruf Amin

News | Kamis, 25 April 2019 | 15:34 WIB

Erick Thohir: Kami Kewalahan, Banyak Warga Minta Izin Gelar Syukuran Jokowi

Erick Thohir: Kami Kewalahan, Banyak Warga Minta Izin Gelar Syukuran Jokowi

News | Jum'at, 19 April 2019 | 21:55 WIB

Prabowo Syukuran, TKN Jokowi - Ma'ruf Akhirnya Ikut Klaim Menang Pilpres

Prabowo Syukuran, TKN Jokowi - Ma'ruf Akhirnya Ikut Klaim Menang Pilpres

News | Jum'at, 19 April 2019 | 21:05 WIB

Terkini

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:16 WIB

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×