Melongok Bisnis Esek-esek Wisma Shinta, Buka 24 Jam untuk Pasangan Mesum

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 30 April 2019 | 13:35 WIB
Melongok Bisnis Esek-esek Wisma Shinta, Buka 24 Jam untuk Pasangan Mesum
Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Warga sekitar Wisma Shinta di Jalan Pisangan Lama 1, Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur mengatakan sudah jadi rahasia umum jika wisma tersebut dijadikan tempat prostitusi atau bisnis esek-esek.

Menurut mereka, sebelum penggerebekan oleh Satpol PP akhir pekan lalu, Wisma Shinta tiap hari memang kerap dikunjungi oleh pasangan baik muda maupun tua. Terlebih, wisma itu buka 24 jam setiap hari.

Suara.com menemui Andi bukan nama sebenarnya, ia merupakan salah satu warga sekitar yang sudah beberapa kali masuk ke dalam Wisma Shinta.

Andi berujar, Wisma Shinta memiliki lahan yang cukup luas dengan tempat parkir yang berada di halaman belakang. Wisma Shinta, lanjut dia, memiliki 50 kamar yang dibagi menjadi dua kelas yakni 10 kamar dengan fasilitas penyejuk udara (AC) dan 40 kamar sisanya non-AC.

Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).
Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).

Setiap kamar di wisma itu, dikatakan Andi, dipatok dengan tarif yang berbeda. Untuk kamar dengan fasilitas AC dihargai Rp 120 ribu untuk setiap jamnya. Sedangkan kamar non-AC dihargai Rp 110 ribu per jam.

"Itu harganya masing-masing udah naik Rp 10 ribu dari sebelumnya. Tapi kalau untuk kamar AC itu disediainnya khusus customer langganan aja. Jadi kalau yang baru dikasih yang non-AC," kata Andi ditemui Suara.com di sekitar Wisma Shinta, Selasa (30/4/2019).

Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).
Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).

Andi mengaku sering menemukan pasangan muda-mudi dan tua yang kerap mengunjungi Wisma Shinta. Namun kata dia, setiap pengunjung yang datang tersebut tidak diperkenankan untuk menginap.

"Jadi cuma sewa per jam aja. Kalau ditarifnya kan per jam gitu tapi kalau praktiknya mah tiga jam," kata Andi.

Meski sering masuk ke dalam Wisma Shinta, Andi mengaku tidak begitu mengenal pribadi dari pemilik wisma tersebut.

"Kalau kenal gak begitu ya cuma tau aja beberapa kali ngobrol. Karena orangnya juga tertutup banget, bukan pendiam lagi, tertutup," ujar Andi.

Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).
Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).

Hal senada juga dikatakan warga lainnya, Beni--nama samaran. Menurutnya, pasangan yang datang mengunjungi Wisma Shinta sudah mulai terlihat sejak pagi hari lantaran buka 24 jam.

"Biasanya langsung masuk lewat gerbang sebelah sana. Kayanya memang pasangan yang bawa selingkuhannya ke sini, sama anak-anak muda jalanan yang suka ke sini. Udah jadi rahasia umum kalau dijadiin esek-esek," tutur Beni.

Beni sebagai warga sekitar merasa bersyukur atas penggerebekan yang dilakukan Satpol PP Kota Jakarta Timur pada akhir pekan lalu.

Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).
Suasana Wisma Shinta yang sempat digerebek Satpol PP Jakarta Timur. (Suara.com/Novian).

"Bagus lah digerebek karena siapa yang suka ada prostitusi di daerahnya. Penyakit masyarakat dan juga jadi penularan penyakit lainnya nanti," kata Beni.

Kondisi di Wisma Shinta sendiri saat ini terlihat sepi dari aktivitas seusai dilakukan disantroni aparat Satpol PP Kota Jakarta Timur pada Sabtu (27/4/2019).

Pantauan Suara.com, di kedua gerbang Wisma Shinta terdapat spanduk pemberitahuan bahwa wisma tersebut dalam kondisi tutup. Dalam spanduk itu, tertulis bahwa selama bulan suci Ramadan sampai dengan Hari Raya Idul Fitri, Wisma Shinta tutup lantaran sedang dalam proses renovasi.

Diketahui, sebanyak 50 pasangan mesum terjaring razia gabungan Pemkot Jakarta Timur di Wisma Shinta, Jalan Pisangan Lama 2, Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung , Jakarta Timur, Sabtu (27/4) akhir pekan lalu. Pasangan yang ditangkap beragam, mulai dari 15 tahun hingga 60 tahun.

Pelaksana tugas (Plt) Kasatpol PP Jakarta Timur Atok Bahroni mengatakan, dalam razia tersebut ditangkap 100 orang dari 42 kamar pada 19.30 WIB dengan keadaan hampir seluruhnya telanjang.

"Kami tangkap 50 pasang, jadi ada 100 orang. Jumlah kamarnya itu ada kisaran 42, kemudian kenapa bisa 50? karena ada yang mau keluar dari situ ikut diamankan juga. Jadi semua kamar itu terisi penuh," kata Atok saat dihubungi Suara.com, Senin (29/4/2019).

Dalam razia tersebut, ia memastikan seluruhnya tidak memiliki buku nikah sehingga pihaknya langsung membawa mereka ke Panti Sosial Bina Insan, Cipayung, Jakarta Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

50 Pasangan Mesum Digerebek saat Telanjang di Wisma Jakarta Timur

50 Pasangan Mesum Digerebek saat Telanjang di Wisma Jakarta Timur

News | Senin, 29 April 2019 | 16:03 WIB

Jaring 50 Pasangan Mesum, Satpol PP Jaktim: Ngakunya Suami Istri, Tapi...

Jaring 50 Pasangan Mesum, Satpol PP Jaktim: Ngakunya Suami Istri, Tapi...

News | Senin, 29 April 2019 | 15:53 WIB

Mau Masuk Ramadan, 5 Sejoli Belum Nikah Asyik Indehoi di Hotel

Mau Masuk Ramadan, 5 Sejoli Belum Nikah Asyik Indehoi di Hotel

Jatim | Senin, 29 April 2019 | 13:41 WIB

Pembacaan Tuntutan, Sidang Ahmad Dhani Dijaga Ketat Polisi hingga Satpol PP

Pembacaan Tuntutan, Sidang Ahmad Dhani Dijaga Ketat Polisi hingga Satpol PP

Jatim | Selasa, 23 April 2019 | 15:23 WIB

Terciduk, Pasangan Mesum di Bianglala Kepergok Pengunjung

Terciduk, Pasangan Mesum di Bianglala Kepergok Pengunjung

Lifestyle | Selasa, 23 April 2019 | 08:41 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB