Pengacara HAM Kecam Aksi Pemukulan Demonstran Anarkis Saat May Day Bandung

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 01 Mei 2019 | 19:22 WIB
Pengacara HAM Kecam Aksi Pemukulan Demonstran Anarkis Saat May Day Bandung
pengunjuk rasa May Day di Bandung diamankan polisi (Twitter)

Suara.com - Aparat kepolisian dinilai melakukan pelecehan terhadap kelompok anarkis yang ikut melakukan aksi massa peringatan Hari Buruh Sedunia di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/5) siang.

Pasalnya, ratusan kaum anarkis tersebut ditangkap, dipukuli, ditelanjangi, dan dicukur botak oleh aparat kepolisian setelah sempat bentrok saat aksi.

Pengacara HAM Veronica Koman, melalui akun Twitter miliknya, mengatakan  hukuman berlebihan yang diberikan terhadap para demonstran merupakan bentuk pelanggaran.

"Police have been using excessive force and abused May Day protesters in Bandung, West Java. More than 200 protesters were arrested, beaten, kicked, shaved, stripped naked. Nothing could justify such abuses," kata Veronica Koman seperti dikutip Suara.com, Rabu (1/5/2019),

Bila dialihbahasakan, maka artinya "Polisi telah menggunakan kekuatan yang berlebihan dan melecehkan pengunjuk rasa May Day di Bandung, Jawa Barat. Lebih dari 200 pengunjuk rasa ditangkap, dipukuli, ditendang, dicukur, ditelanjangi. Tidak ada yang bisa membenarkan pelanggaran tersebut".

Veronica Koman juga mengunggah dua foto yang menunjukkan para pengunjuk rasa ditelanjangi dan diminta duduk di tengah lapangan.

Mereka lantas digunduli satu per satu dalam keadaan telanjang di tengah lapangan tersebut.

Veronica Koman sangat menyayangkan aksi pemberian hukuman berlebihan yang diberikan oleh polisi.

Terlebih, dalam insiden kerusuhan demo May Day di Bandung juga telah melukai dua jurnalis yang meliput insiden.

baca juga

"Dua jurnalis yang merekam kekerasan juga menjadi korban sendiri," ungkap Veronica Koman.

Untuk diketahui, menurut keterangan dari pihak kepolisian ratusan pengunjuk rasa itu diamankan oleh polisi lantaran telah merusak sejumlah fasilitas publik bersamaan dengan perayaan Hari Buruh Sedunia atau May Day.

Mereka terdiri dari pelajar dan mahasiswa yang melakukan pengrusakan terhadap sejumlah fasilitas sehingga diambil tindakan pengamanan.

"Ada yang menggunakan piloks ke mobil-mobil buruh, sehingga kami mengambil tindakan agar tidak terjadi konflik sosial antara kelompok ini dengan buruh," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolrestabes Bandung Didesak Pecat Polisi yang Memiting Leher Jurnalis

Kapolrestabes Bandung Didesak Pecat Polisi yang Memiting Leher Jurnalis

Jabar | Rabu, 01 Mei 2019 | 17:13 WIB

Buruh Aksi May Day di Senayan, Prabowo Sindir Pengelola Gelora Bung Karno

Buruh Aksi May Day di Senayan, Prabowo Sindir Pengelola Gelora Bung Karno

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 15:58 WIB

May Day 2019, AJI Gelar Aksi Tuntut Upah Layak untuk Jurnalis

May Day 2019, AJI Gelar Aksi Tuntut Upah Layak untuk Jurnalis

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 15:23 WIB

Terkini

Malaysia Minta Negara ASEAN Perketat Pengawasan Titik Panas Kebakaran Hutan Indonesia

Malaysia Minta Negara ASEAN Perketat Pengawasan Titik Panas Kebakaran Hutan Indonesia

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Bukan Sekadar Main Gadget, Begini Cara Teknologi Bisa Jadi Media Belajar Anak

Bukan Sekadar Main Gadget, Begini Cara Teknologi Bisa Jadi Media Belajar Anak

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Suahasil Rombak Lagi Pejabat Kemenkeu, Ada Dirjen hingga Staf Ahli

Suahasil Rombak Lagi Pejabat Kemenkeu, Ada Dirjen hingga Staf Ahli

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Prabowo Sering Dapat Laporan Ekonomi RI Baik-baik Saja, Purbaya: Pejabat Lapor Asal Bapak Senang

Prabowo Sering Dapat Laporan Ekonomi RI Baik-baik Saja, Purbaya: Pejabat Lapor Asal Bapak Senang

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV

Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:31 WIB

LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok

LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Arema FC Resmi Pecat Marcos Santos usai Dibantai Persija Jakarta

Arema FC Resmi Pecat Marcos Santos usai Dibantai Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Catat Tanggalnya! NCT Dream Bagikan Jadwal Teaser Album Dream After Dream

Catat Tanggalnya! NCT Dream Bagikan Jadwal Teaser Album Dream After Dream

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pramono Gelisah Polusi Udara Belum Lenyap Jelang Jakarta Running Festival: Saya Nggak Bisa Tidur

Pramono Gelisah Polusi Udara Belum Lenyap Jelang Jakarta Running Festival: Saya Nggak Bisa Tidur

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Hindari Jalur Protokol, Simak Panduan Rekayasa Arus Jakarta Running Festival 2026 Akhir Pekan Ini

Hindari Jalur Protokol, Simak Panduan Rekayasa Arus Jakarta Running Festival 2026 Akhir Pekan Ini

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:17 WIB

×