Menanti Penghitungan KPU, SBY : Sebaiknya Kedua Pihak Membuka Ruang Dialog

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 03 Mei 2019 | 15:15 WIB
Menanti Penghitungan KPU, SBY : Sebaiknya Kedua Pihak Membuka Ruang Dialog
Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan Sinta Nuriyah Wahid, Mahfud MD, Alissa Wahid, Dahlan Iskan, rohaniwan Katolik, Benny Susetyo, dan lain-lain, di National University Hospital Singapura, Jumat (3/5/2019). (Dok : Istimewa)

Suara.com - Di tengah situasi panas saat menanti penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebaiknya dua pihak membuka ruang dialog dan menahan diri dengan menekan ego masing-masing. Pernyataan ini diungkapkan Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dari National University Hospital Singapura.

“Setidaknya ada ruang dialog untuk meredam. Tentu kita tidak bisa berharap sekali dialog akan menghasilkan suatu solusi, tapi perlu terus-menerus mengedepankan upaya rekonsiliasi,” ujarnya, Singapura, Jumat (3/5/2019).

Pernyataan SBY tersebut disampaikannya di hadapan sejumlah tokoh masyarakat yang menjenguk Ani Yudhoyono, yang sedang menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit tersebut. Mereka yang hadir antara lain, istri Presiden ke-4, Sinta Nuriyah Wahid, Mahfud MD (mantan Ketua Mahkamah Konstitusi), Alissa Wahid, Dahlan Iskan (mantan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II), rohaniwan Katolik, Benny Susetyo, dan lain-lain.

SBY menambahkan, membuka ruang dialog adalah penting, karena menyangkut kepentingan bangsa yang harus diutamakan. Ada tiga hal yang disarankan SBY dalam mencari jalan keluar dari kehaduhan ini, yaitu compromise (kompromi), take and give (memberi dan menerima), dan win win solution (kesepakatan kedua belah pihak).

Pada kesempatan itu, Mahfud MD menyatakan setuju dengan SBY. Menurutnya, dalam situasi seperti saat ini, semua pihak perlu menekan ego demi menjaga persatuan bangsa.

“Saya berharap, ada rekonsiliasi pasca - pilpres ini,” katanya.

Mahfud, dalam kesempatan itu juga mengajak rombongan berdoa bersama untuk kesembuhan Ani Yudhoyono.

Terkait kesehatan istrinya, SBY mengatakan, walau kondisinya masih naik turun, tetapi perkembangannya cukup positif.

“Bu Ani ditangani oleh dokter yang profesional dan teknologi kesehatan mutakhir,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai AHY Menghadap Jokowi, Prabowo Akan Temui SBY di Singapura Besok

Usai AHY Menghadap Jokowi, Prabowo Akan Temui SBY di Singapura Besok

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 20:54 WIB

AHY Sampaikan Salam Hormat SBY ke Jokowi di Istana

AHY Sampaikan Salam Hormat SBY ke Jokowi di Istana

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 18:13 WIB

Demokrat: SBY Ingatkan Prabowo - Sandiaga Tak Pakai Politik Identitas

Demokrat: SBY Ingatkan Prabowo - Sandiaga Tak Pakai Politik Identitas

News | Senin, 08 April 2019 | 13:43 WIB

Terkini

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB