Tembak Terduga Teroris Hingga Tewas, Polisi Temukan Dua Bom Rakitan

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 06 Mei 2019 | 16:56 WIB
Tembak Terduga Teroris Hingga Tewas, Polisi Temukan Dua Bom Rakitan
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Polisi menemukan dua bom rakitan dari terduga teroris yang tewas ditembak mati, yakni T alias Taripudin. Pelaku diketahui merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan dari tangan T yang tewas, polisi melakukam penggeledahan dan menemukan dua botol parfum sebagai wadah bom rakitan.

"Dua buah bom rakitan dari casing botol parfum isi ulang ukuran 500 mili dengan handak TATP (bom rakitan)," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).

Diketahui T sebelumnya sempat berhasil melarikan diri saat penyergapan Densus 88 Antiteror di Kampung Pangkalan, RT 011/004, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (4/5/2019).

Dedi menerangkan, saat pihak Densus 88 melakukan penyergapan terhadap T di gang buntu Jalan H. Idris RT 1, RW 3, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (5/5/2019), terduga pelaku melakukan upaya perlawanan, sehingga aparat memilih tembak di tempat.

"Ini yang ditangkap oleh Densus melakukan perlawanan dengan melempar bom sehingga dilakukan tindakan yang melumpuhkan yang bersangkutan. Yang bersangkutan tertembak dan bomnya meledak," ujar Dedi.

Selain mendapati bom dari tangan T, polisi juga turut mengamankan satu buah bom dari tabung gas berisi TATP seberat 60 gram dari terduga teroris IF alias Samuel.

Total ada delapan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 dalam kurun waktu 2 hingga 5 Mei 2019. Termasuk di antaranya ialah T yang tewas akibat ledakan bom.

Para terduga teroris tersebut di antaranya ialah S alias Solihin yang merupakan mantan amir JAD Lampung dan berperan sebagai leader kelompok Bekasi. Kemudian AN dan MC yang berperan menyembunyikan keberadaan S.

Ada juga MI anggota JAD yang turut menyembunyikan S. Lalu terduga teroris yang berperan merakit bom ialah IF alias Samuel dan T alias Taripudin.

"Samuel ini memiliki kemampuan merakit bom yang lebih senior dibanding SL [S alias Solihin]. SL itu sebagai leader tapi untuk Samuel lebih jauh memiliki kemampuan merakit bom dibandinng SL," kata Dedi.

Sementara itu, dua terduga teroris lainnya ialah RH dan M yang ditangkap lebih dahulu di Bitung, Manado, Sulawesi Selatan pada Kamis (2/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Bom Bunuh Diri, Teroris JAD Bekasi Tunggu People Power Pilpres 2019

Mau Bom Bunuh Diri, Teroris JAD Bekasi Tunggu People Power Pilpres 2019

News | Senin, 06 Mei 2019 | 15:30 WIB

Ruko Persembunyian Terduga Teroris Bekasi Berfungsi sebagai Bengkel Las

Ruko Persembunyian Terduga Teroris Bekasi Berfungsi sebagai Bengkel Las

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 01:05 WIB

Ini Ciri Dua Terduga Teroris Bekasi yang Diburu Densus 88

Ini Ciri Dua Terduga Teroris Bekasi yang Diburu Densus 88

News | Sabtu, 04 Mei 2019 | 23:07 WIB

Polisi: Terduga Teroris di Bekasi Ingin Serang Polisi saat Pemilu

Polisi: Terduga Teroris di Bekasi Ingin Serang Polisi saat Pemilu

News | Sabtu, 04 Mei 2019 | 22:48 WIB

Densus 88 Tembak Mati Keponakan Teroris Imam Samudra di Parigi Moutong

Densus 88 Tembak Mati Keponakan Teroris Imam Samudra di Parigi Moutong

News | Jum'at, 05 April 2019 | 17:06 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×