Mau Bom Bunuh Diri, Teroris JAD Bekasi Tunggu People Power Pilpres 2019

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Senin, 06 Mei 2019 | 15:30 WIB
Mau Bom Bunuh Diri, Teroris JAD Bekasi Tunggu People Power Pilpres 2019
Dua terduga teroris tewas ditembak Tim Datesmen Pasukan Khusus 88 Antiteror saat menyergap rumah  toko di Kampung Pangkalan, RT11/RW4 Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa barat, Sabtu (4/5/2019). [Suara.com/Yacub]

Suara.com - Terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah yang ditangkap di Bekasi, akhir pekan lalu, terafiliasi dengan jaringan ISIS.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, teroris JAD di Bekasi merupakan kelompok terstruktur dengan tujuan menyerang aparat kepolisian yang sedang bertugas mengamankan Pemilu dan Pilpres 2019.

Dedi mengatakan, kelompok teroris itu juga berencana menunggangi gerakan massa terkait Pemilu 2019 semisal people power untuk melancarkan serangan.

Bahkan, lanjut Dedi, tidak menutup kemungkinan aksi teror juga dilakukan saat KPU mengumumkan hasil akhir rekapitulasi suara tanggal 22 Mei 2019.

"Apabila ada kejadian semacam people power, dijadikan sarana bagi kelompok itu untuk langsung melaksanakan aksi terorismenya, aksi serangannya dan ini berbahaya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).

Selain itu, para teroris juga menunggu momentum adanya unjuk rasa di ibu kota yang berpotensi ricuh, guna melaksanakan aksi teror hingga meledakan bom bunuh diri.

Serangan tersebut, menurut Dedi, sengaja dilakukan untuk memicu kelompok lainnya melancarkan serangan serupa.

"Ketika di Jakarta ada unjuk rasa mengarah pada tindakan anarkistis, ini merupakan momentum bagi yang bersangkutan untuk melakukan serangan aksi bom bunuh diri atau melakukan aksi terorisme," kata Dedi.

Adapun target kelompok teroris saat melancarkan aksi kejinya pada situasi tersebut bukan lagi hanya aparat kepolisian, tapi juga masyarakat.

baca juga

"Dia [teroris] memanfaatkan momentum itu untuk membuat suatu kegaduhan yang lebih luas secara massif. Memancing dan memantik. Dengan adanya serangan itu, maka emosi masyarakat akan menjadi terpengaruh dan ini berbahaya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Terduga Teroris di Bekasi Ditembak Mati Aparat Berbaju Hitam-hitam

Dua Terduga Teroris di Bekasi Ditembak Mati Aparat Berbaju Hitam-hitam

Jabar | Sabtu, 04 Mei 2019 | 17:03 WIB

Alasan Angkot Online Tron Pilih Bekasi Sebagai Kota Pertama yang Dilayani

Alasan Angkot Online Tron Pilih Bekasi Sebagai Kota Pertama yang Dilayani

Tekno | Jum'at, 03 Mei 2019 | 20:33 WIB

Aplikasi Tron Meluncur, Bekasi Kini Punya Angkot Online

Aplikasi Tron Meluncur, Bekasi Kini Punya Angkot Online

Tekno | Jum'at, 03 Mei 2019 | 17:58 WIB

Tingkatkan Layanan pada Masyarakat, Pemkot Bekasi Resmikan 30 Angkot Online

Tingkatkan Layanan pada Masyarakat, Pemkot Bekasi Resmikan 30 Angkot Online

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 16:06 WIB

Cari Kayu Bakar, Warga Bekasi Malah Temukan Mayat Wanita Berdaster

Cari Kayu Bakar, Warga Bekasi Malah Temukan Mayat Wanita Berdaster

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 06:07 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×