Polisi Belum Minta Keterangan Perempuan Muda Pembuang Bayi di Loteng Rumah

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 07 Mei 2019 | 12:26 WIB
Polisi Belum Minta Keterangan Perempuan Muda Pembuang Bayi di Loteng Rumah
Penemuan mayat bayi laki-laki di loteng rumah di Jalan Beting Remaja RT.02 RW. 19, Tugu, Koja, Jakarta Utara. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Perempuan muda berinisial SK (19) hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. SK merupakan pelaku pembuang bayi yang ditemukan sudah meninggal dunia di loteng rumah orangtuanya, di Jalan Beting Remaja RT 02 RW 19, Tugu, Koja, Jakarta Utara dua hari lalu.

Kondisi SK yang belum stabil membuat pihak kepolisian belum dapat meminta keterangan dari pelaku ihwal kejadian tragis yang terjadi pada Minggu (5/5/2019) pagi.

"Hingga kini pelaku masih dalam perawatan belum bisa dimintai keterangan," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Koja AKP Andry Suharto saat dikonfirmasi, Selasa (7/5/2019).

Diketahui, SK menjalani perawatan seusai melahirkan bayi tersebut di kamar mandi rumahnya sekitar pukul 24.00 WIB. Hal tersebut disampaikan Ketua RW 19, Ricardo (44).

Sambil menangis, SK mengakui melahirkan bayi malang itu pada Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 24.00 WIB.

Ricardo, Ketua RW.19 di lokasi penemuan mayat bayi. (Suara.com/Yosea Arga)
Ricardo, Ketua RW.19 di lokasi penemuan mayat bayi. (Suara.com/Yosea Arga)

Anehnya, tak terdengar suara jeritan SK saat melahirkan maupun tangis si bayi tersebut. Kepada Ricardo, SK mengaku melahirkan bayi laki-laki itu di kamar mandi rumahnya.

"Dia mengaku melahirkan di kamar mandi sekitar jam 12 malam. Tapi anehnya orangtuanya tidak mengetahui kejadian tersebut. Setelah melahirkan, bayi tersebut dibersihkan menggunakan handuk lalu di masukkan ke kantong plastik hitam. Dia juga mengaku bayi itu keluar dari rahimnya dalam posisi sudah meninggal dunia," ujar Ricardo, Senin (6/5/2019).

Sebelumnya, Warga dihebohkan dengan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di atas loteng rumah kontrakan di Jalan Beting Remaja, RT 2, RW 19, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Minggu (5/5/2019) pagi.

Mayat bayi itu kali pertama Basairi (44) dan istrinya, Sari (47) sekitar pukul 07.00 WIB. Pasangan suami istri itu awalnya melihat bungkusan plastik hitam di loteng rumah kontrakan.

baca juga

Keduanya mulai curiga karena isi bungkusan plastik hitam itu seperti daging. Merasa ada yang janggal, akhirnya, Basairi dan istrinya mengambil benda tersebut dengan menggunakan kayu untuk dilihat isinya.

Polisi pun telah menangkap pelaku berinisial SK (19) yang merupakan ibu kandung korban. Diketahui, pelaku masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kawasan Jakarta Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Muda Pembuang Bayi di Loteng Rumah Dikenal Pendiam

Perempuan Muda Pembuang Bayi di Loteng Rumah Dikenal Pendiam

News | Senin, 06 Mei 2019 | 15:08 WIB

Sedang Asyik Ngepel, Pak RW Dikejutkan dengan Plastik Berisi Mayat Bayi

Sedang Asyik Ngepel, Pak RW Dikejutkan dengan Plastik Berisi Mayat Bayi

News | Senin, 06 Mei 2019 | 13:05 WIB

Ini Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Loteng Rumah Koja

Ini Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Loteng Rumah Koja

News | Senin, 06 Mei 2019 | 12:07 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×