Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:49 WIB
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
Ilustrasi perang Afghanistan vs Pakistan. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pakistan mendeklarasikan perang terbuka terhadap Afghanistan akhir Februari 2026 dipicu oleh serangan TTP.
  • TTP didanai rutin oleh Taliban Afghanistan, serta melalui kriminalitas sistematis dalam negeri Pakistan.
  • Pendanaan TTP juga berasal dari donasi kedok lembaga sosial dan dugaan dukungan finansial dari India.

Suara.com - Eskalasi konflik di perbatasan Pakistan dan Afghanistan kini mencapai titik didih yang sangat mengkhawatirkan.

Pada akhir Februari 2026, Pakistan secara resmi mendeklarasikan perang terbuka terhadap Afghanistan setelah serangkaian serangan udara menghantam Kabul dan Kandahar.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, menegaskan bahwa situasi ini bukan lagi sekadar gesekan perbatasan biasa, melainkan konfrontasi militer penuh.

Di balik meledaknya perang ini, ada satu nama yang terus disebut sebagai pemicu utama: Tehreek-e-Taliban Pakistan atau TTP.

Berdasar keterangan yang telah Suara.com rangkum dari situs resmi United Nations Security Council, Afghanistan International, dan South Asia Terrorism Portal (SATP), TTP bukanlah pemain baru dalam peta konflik Asia Selatan.

Aliansi kelompok militan yang terbentuk sejak 2007 ini memiliki tujuan utama menggulingkan pemerintah Pakistan untuk mendirikan negara berdasarkan interpretasi hukum mereka sendiri.

Pakistan menuding rezim Taliban di Afghanistan memberikan perlindungan dan tempat aman bagi pejuang TTP untuk melancarkan serangan lintas batas.

Namun, menggerakkan organisasi sebesar TTP dengan estimasi 30.000 hingga 35.000 anggota tentu membutuhkan dana yang sangat besar. Pertanyaannya, dari mana aliran dana segar tersebut berasal?

Salah satu sumber pendanaan yang paling mencolok berasal dari "saudara" mereka sendiri. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Taliban Afghanistan memberikan dukungan finansial rutin kepada TTP.

baca juga

Aliran dana ini diperkirakan mencapai sekitar tiga juta Afghanis atau setara 43.000 USD setiap bulannya yang diberikan khusus untuk keluarga pemimpin TTP, Noor Wali Mehsud.

Uang ini diduga kuat digunakan untuk membeli persenjataan, membangun infrastruktur militer, hingga mengorganisir serangan mematikan ke wilayah Pakistan.

Selain dukungan dari negara tetangga, TTP sangat mahir memanfaatkan celah ilegal di dalam negeri Pakistan. Mereka menjalankan praktik kriminal sistematis mulai dari perampokan bank, penyelundupan kayu dan barang antik, hingga perdagangan narkoba seperti opium dan heroin melalui rute Karachi.

Belum lagi praktik penculikan pejabat sipil dan militer demi uang tebusan yang nilainya bisa mencapai jutaan dolar. Di wilayah suku-suku perbatasan, TTP bahkan sempat memberlakukan "pajak" paksa kepada pengusaha transportasi dan pemilik bisnis lokal untuk membiayai operasional mereka.

Taktik pendanaan TTP juga menyusup ke sektor sosial melalui organisasi amal dan non-profit (NPO) sebagai kedok.

Mereka menggunakan lembaga-lembaga seperti Al-Furqan Foundation dan Falah-e-Insaniat Foundation untuk mengumpulkan donasi dari masyarakat, terutama saat momen hari raya keagamaan atau bencana alam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:04 WIB

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:53 WIB

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 12:08 WIB

Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Bahas Investasi hingga Kerja Sama Pertahanan

Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Bahas Investasi hingga Kerja Sama Pertahanan

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×