KPU Persilakan Fahri Hamzah Buat Investigasi Penyebab Kematian Petugas KPPS

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Selasa, 07 Mei 2019 | 14:54 WIB
KPU Persilakan Fahri Hamzah Buat Investigasi Penyebab Kematian Petugas KPPS
Komisione KPU Ilham Saputra. (Suara,com/Ummi H Saleh)

Suara.com - Komisioner KPU RI Ilham Saputra tidak keberatan dengan usulan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah untuk dilakukannya investigasi mendalam terkait penyebab meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019. Ilham mempersilakan wakil rakyat di Senayan untuk melakukan investigasi jika memang perlu.

"Silahkan dibuat kalau memang dipandang perlu, siapa yang buat?, silakan buat," kata Ilham di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2019).

Ilham menilai petugas KPPS yang gugur karena kelelahan bertugas pada Pemilu 2019 merupakan pahlawan demokrasi. Menurutnya, seluruh petugas KPPS sudah bekerja keras dan sangat berintegritas dalam menjalankan tugasnya.

Terkait adanya usulan beberapa pihak yang meminta untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah petugas KPPS, Ilham secara pribadi tidak setuju. Sebab ia menilai jika langkah itu dilakukan sangat tidak menghargai perasaan keluarga korban.

"Kalau ada upaya meminta autopsi ya, kalau ada kecurigaan seperti itu ya, soal etik, kalau itu kita tidak menghargai perasaan keluarga. Kalau saya begitu lihatnya. Tolong hormati kerja teman-teman yang sudah maksimal," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendorong adanya investigasi mendalam terkait banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia saat bertugas pada Pemilu 2019. Menurutnya, kejadian meninggalnya ratusan petugas KPPS bisa jadi dikarenakan banyak hal.

Hal itu diungkapkan Fahri usai menerima kehadiran sejumlah relawan pendukung Capres - Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (6/5/2019).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah dokter juga ikut hadir dan menyampaikan kecurigaannya soal banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia.

"Saya kira sebaiknya pemerintah terbuka dengan apa yg terjadi terutama KPU ya. Dibuka saja masalahnya apa dan investigasi terhadap korban itu harus dilakukan satu persatu jangan membuat generalisasi lalu ada uang tutup mulut tidak boleh begitu," kata Fahri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Kasus Ratna Disetop, Fahri Hamzah: Orang Setiap Hari Juga Bohong

Minta Kasus Ratna Disetop, Fahri Hamzah: Orang Setiap Hari Juga Bohong

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 14:30 WIB

KPU Siapkan Bukti Kuat Dalam Sidang Dugaan Kecurangan Situng Pemilu 2019

KPU Siapkan Bukti Kuat Dalam Sidang Dugaan Kecurangan Situng Pemilu 2019

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 14:05 WIB

Kronologi Penemuan 2 Kardus Form C1 Pemilu 2019 di Menteng

Kronologi Penemuan 2 Kardus Form C1 Pemilu 2019 di Menteng

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:21 WIB

Evaluasi Pemilu 2019, Mendagri Singgung Soal Diksi 'Serentak'

Evaluasi Pemilu 2019, Mendagri Singgung Soal Diksi 'Serentak'

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:12 WIB

Rapat Bersama DPD, Mendagri Bicara Pemilu Sistem e-Voting

Rapat Bersama DPD, Mendagri Bicara Pemilu Sistem e-Voting

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:04 WIB

Terkini

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:02 WIB

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

News | Senin, 02 November 2026 | 18:58 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:55 WIB

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:54 WIB

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 18:51 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:50 WIB

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

News | Senin, 02 November 2026 | 18:49 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

×