Geram, Andi Arief: Saudara Arab Kita Ikut Merasa Dicurangi Pak Hendro

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 08 Mei 2019 | 09:11 WIB
Geram, Andi Arief: Saudara Arab Kita Ikut Merasa Dicurangi Pak Hendro
Ketua Umum PKPI, Abdullah Makhmud Hendropriyono sekaligus pengusaha nasional, di Jakarta, Senin (12/6/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Andi Arief merasa geram atas pernyataan AM Hendropriyono mengenai keturunan Arab. Menurutnya, apa yang dikatakan Hendropriyono tidak ada kaitannya secara spesifik dengan Pemilu 2019.

Dalam akun Twitter miliknya @AndiArief__, ia berujar bahwa Pemilu bukan hanya persoalan segelintir golongan atau keturunan, melainkan mencakup persoalan yang lebih besar yakni bangsa.

Apalagi, kata Andi Arief, banyak bukti yang menunjukan adanya kecurangan dalam proses Pemilu dan itu pula yang menjadi protes dari rakyat. Jadi, lanjut dia, bukan persoalan rekapitulasi C1 pada hari pelaksanaan pencoblosan pada 17 April 2019 lalu. 

Kicauan politikus Partai Demokrat Andi Arief. (@AndiArief_)
Kicauan politikus Partai Demokrat Andi Arief. (@AndiArief_)

"Pak Hendro, pemilu ini bukan soal orang Arab atau latar belakang lain. Pemilu ini ada soal buat bangsa karena banyak bukti kuat kecurangan terstruktur yang jauh hari melibatkan unsur negara," cuit Andie Arief dikutip Suara.com.

Andi Arief mengatakan, kecurangan terstruktur yang sudah terjadi jauh hari sebelum Pemilu harus ditelusuri. Ia menilai, kecurangan Pemilu sudah dirasakan oleh semua rakyat termasuk keturunan Arab sebagaimana disinggung oleh Hendropriyono.

"Fakta dan rasa kecurangan itu ada di hati terdalam rakyat termasuk saudara-saudara kita keturunan arab, Pak Hendro!" kata Andi Arief.

Diketahui,  Hendropriyono sempat mewanti-wanti sejumlah warga negara Indonesia keturunan Arab tidak menjadi provokator.

Hendropriyono melontarkan pernyataan keras tersebut, terkait adanya informasi mengenai seruan gerakan massa yang meluas di masyarakat, terutama yang dianjurkan pentolan FPI Rizieq Shihab.

"Saya peringatkan kepada Rizieq, Yusuf Martak (Ketua GNPF), dan semua orang yang berteriak revolusi. Itu kan inskonstitusional, merusak tata tertib, tak boleh seperti itu,” kata Hendropriyono seperti diberitakan Covesia.com—jaringan Suara.com, Selasa (7/5/2019).
 
 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yusuf Martak Sebut Hendropriyono Tak Pantas Sebut Keturunan Arab Bikin Onar

Yusuf Martak Sebut Hendropriyono Tak Pantas Sebut Keturunan Arab Bikin Onar

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 22:51 WIB

OSO Baca di Balik Pernyataan Hendropriyono Keturunan Arab Jangan Provokasi

OSO Baca di Balik Pernyataan Hendropriyono Keturunan Arab Jangan Provokasi

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 17:45 WIB

Hendropriyono Minta Habib Rizieq Jangan Provokasi, Sandiaga Tanggapi Kalem

Hendropriyono Minta Habib Rizieq Jangan Provokasi, Sandiaga Tanggapi Kalem

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 17:44 WIB

Hendropriyono Minta Keturunan Arab Tak Provokatif, TKN Jokowi: Itu Oknum

Hendropriyono Minta Keturunan Arab Tak Provokatif, TKN Jokowi: Itu Oknum

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 16:46 WIB

Hendropriyono: Rizieq, Yusuf Martak, Keturunan Arab Jangan Provokasi

Hendropriyono: Rizieq, Yusuf Martak, Keturunan Arab Jangan Provokasi

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 15:28 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×