Array

Menhan Ryamizard: Kalau Mindset Kita Khilafah, Selesai Negara Ini

Rabu, 08 Mei 2019 | 14:52 WIB
Menhan Ryamizard: Kalau Mindset Kita Khilafah, Selesai Negara Ini
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Ummi H.S)

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut bentuk ancaman yang paling nyata dan berbahaya adalah mindset (pola pikir).

Hal ini dikatakan Ryamizard dalam acara Simposium Ancaman Perang Mindset Pada Era Keterbukaan Informasi, di Gedung A H Nasution, Jalan Medan merdeka Barat, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

"Ancaman yang sangat nyata dan paling berbahaya adalah mindset," ujar Ryamizard.

Ryamizard menuturkan ancaman yang paling berbahaya yaitu berupaya untuk mengubah ideologi negara Indonesia yaitu Pancasila.

"Yang paling berbahaya yaitu ancaman terhadap mainset bangsa Indonesia yang berupaya untuk mengubah Ideologi negara bangsa Indonesia. Pancasila itu alat pemersatu, begitu alat pemersatu dipecah, ini harus dipahami. Tapi ya dia lebih banyak enggak paham gitu, enggak jelas hoaks-hoaks itu," tutur dia.

Menurutnya, ancaman mindset bersifat masif dan terstruktur melalui pengaruh budaya saat ini. Namun yang paling ditakuti adalah adanya pemaksaan terhadap paham khilafah.

"Ancaman mindset ini bersifat masif, dan terstruktur yang terus berupaya urusan mindset. Melalui pengaruh budaya saat ini. Tapi yang paling kita takuti adalah memaksakan yaitu paham khilafah. Ancaman khilafah ini sudah terang-terangan ingin mengganti ideologi negara Pancasila," kata dia.

"Kenapa Pancasila ini harus dilestarikan, tapi kalau kita biarkan mindset sudah tertanam 20-30 tahun lagi yang jadi presiden, Kapolri entah siapa, khilafah selesai negara. Sebelum selesai pasti perang, selesai negara ini. Karena itu kita antisipasi," sambungnyam

Sementara itu ancaman nyata yakni ancaman teroris, bencana alam, cyber, pencurian sumber daya alam dan lainnya. Namun yang ancaman yang terus menerus adalah ancaman teroris.

Baca Juga: BIN Sebut 22 Mei Ada Teror, KPU: People Power Sudah Terjadi 17 April

"Tapi yang terus menerus adalah teroris. Baru-baru di Sibolga. Kedua bencana alam. Teroris akan terus, kemudian narkoba, sehari setahun mati. Pemberontakan harus diselesaikan. Ini acaman nyata dan akan terus. Artinya Alutsista yang kita buat itu buat menghadapi itu. Bukan yang belum nyata kita macam-macam. Susunan bertempur TNI, kalau ancaman sesuaikan. Mudah-mudahan ke depan berjalan dengan baik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI