Debat Khilafah dengan MUI, Gus Nadir: Kenapa Tim HTI dan 02 Bersorak?

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 05 April 2019 | 13:12 WIB
Debat Khilafah dengan MUI, Gus Nadir: Kenapa Tim HTI dan 02 Bersorak?
Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir. [Facebook]

Suara.com - Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen atau dikenal Gus Nadir menyebut ada kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan pendukung capres nomor urut 02 Prabowo-Sandi yang bersorak ria atas perdebatan Gus Nadir dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai perbedaan khilafah dan khalifah.

Bahkan, perdebatan itu pun 'digoreng' kedua kelompok hingga memunculkan persepsi khilafah diizinkan di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan oleh Gus Nadir melalui akun Twitter miliknya @na_dirs. Gus Nadir menyebut kelompok HTI telah menggoreng perdebatannya dengan Ketua Dewan Petimbangan MUI mengenai kata khilafah yang diyakini ada dalam Al Quran.

"HTI menggoreng komunikasi saya dengan Prof @opinidin. Maaf itu soal adab kepada senior. Beliau juga berterima kasih atas kritikan saya. Setelah itu saya tetap menulis atas respon beliau dengan saya tegaskan bahwa tidak ada istilah khilafah dalam Quran. Argumen saya tetap," kata Gus Nadir seperti dikutip Suara.com, Jumat (5/4/2019).

Meski demikian, beredar kabar bahwa buntut dari perdebatan itu Gus Nadir menyampaikan permohonan maaf dan menarik perkataannya yang menyebut khilafah tidak ada dalam Al Quran.

cuitan Nadirsyah Hosen soal perdebatan khilafah dengan Din Syamsuddin (Twitter)
cuitan Nadirsyah Hosen soal perdebatan khilafah dengan Din Syamsuddin (Twitter)

Padahal, dari perdebatan itu Din Syamsuddin dan Gus Nadir sepakat dengan argumen masing-masing.

"Rame-rame mereka sebarkan bahwa saya sudah minta maaf ke Prof DS seolah saya menarik kembali kritikan saya. Tidak! kritikan saya tetap. Prof @opinidin pun juga tetap dengan pendapat beliau. Sepakat untuk tidak sepakat. Biasa saja. Kenapa malah tim hore HTI dan 02 bersorak-sorak," ungkap Gus Nadir.

Gus Nadir menegaskan, perdebatan merupakan hal yang biasa terjadi. Diyakini oleh Gus Nadir bahwa Din Syamsuddin pun tak mempermasalahkan ia mengkritiknya. Namun, dalam imbauan itu jelas bahwa MUI pun menolak keberadaan khilafah.

"Padahal kalau mereka mau baca tulisan Prof @opinidin itu beliau tidak setuju dengan khilafah politik ala HTI. Beliau ajukan gagasan khilafah kultural. Lha kenapa HTI malah bersorak-sorai. Mereka paham gak sih apa yang Prof DS tulis? hehehe," tutur Gus Nadir.

baca juga

Perdebatan mengenai khalifah dan khilafah berawal saat Din Syamsuddin mengeluarkan imbauan agar kedua paslon dalam Pilpres 2019 menghindari isu keagamaan.

Salah satu poin imbauan dari MUI berisi "Walaupun di Indonesia Khilafah sebagai lembaga politik tidak diterima luas, namun khilafah yang disebut dalam Al Quran adalah ajaran Islam yang mulia (manusia mengemban misi menjadi wakil Tuhan di Bumi/khalifatullah fil ardh)"  

Menurut Gus Nadir, Din Syamsuddin keliru karena tidak bisa membedakan sistem khilafah dan khalifah. Tidak ada satupun ayat di Al Quran yang menggunakan istilah khilafah, melainkan khalifah.

"Pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini keliru karena tidak bisa membedakan antara sistem khilafah dengan khalifah. Point kedua amat fatal kelirunya: tidak ada satupun ayat Al Quran yang menggunakan istilah khilafah. Yang ada itu soal khalifah. MUI gagal paham bedakan keduanya. Parah!" kata Gus Nadir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Video Diduga Kapolsek Pamekasan Arahkan Warga Dukung Jokowi-Maruf

Heboh Video Diduga Kapolsek Pamekasan Arahkan Warga Dukung Jokowi-Maruf

News | Rabu, 03 April 2019 | 18:03 WIB

Gus Nadir: MUI Gagal Paham Bedakan Khilafah dan Khalifah, Parah!

Gus Nadir: MUI Gagal Paham Bedakan Khilafah dan Khalifah, Parah!

News | Senin, 01 April 2019 | 11:04 WIB

Respons Ucapan Hendropriyono, Ma'ruf: Pendukung Khilafah di Sebelah Sono

Respons Ucapan Hendropriyono, Ma'ruf: Pendukung Khilafah di Sebelah Sono

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 17:47 WIB

Terkini

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB