Pengamat: Tak Percaya Institusi Nasional, Prabowo Lebih Percaya Asing

Rabu, 08 Mei 2019 | 17:37 WIB
Pengamat: Tak Percaya Institusi Nasional, Prabowo Lebih Percaya Asing
Calon Presiden 02 Prabowo Subianto mendatangi Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (1/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Prabowo Subianto dinilai sudah tidak percaya pada institusi nasional dan lebih percaya pada institusi asing. Pendapat ini dikemukakan oleh pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi.

Hal itu ditunjukkan dengan sikap calon presiden nomor urut 2 tersebut yang terus melontarkan tudingan miring kepada penyelenggara pemilu. Namun, di sisi lain, Prabowo Subianto "curhat" kepada perwakilan kedutaan besar negara sahabat dan wartawan asing.

"Sudah menuding KPU yang tidak-tidak, sekarang wartawan nasional pun dilarang meliput. Ini 'kan seperti sudah tidak percaya institusi nasional, dan lebih percaya asing dalam menyelesaikan persoalan dalam negeri," kata Ari Junaedi di Jakarta, Rabu (8/5/2019) seperti dilansir SUARA dari ANTARA.

Komentar Ari Junaedi itu terkait pertemuan Prabowo Subianto dengan perwakilan kedutaan besar negara sahabat dan wartawan asing di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Senin (6/5) malam. Di pertemuan yang melarang kehadiran wartawan nasional itu, Prabowo Subianto menuding banyak kecurangan pemilu di Indonesia.

Ari Junaedi mengatakan, sikap Prabowo Subianto yang cenderung lebih percaya pihak asing ini kontradiktif dengan apa yang selama ini dikampanyekan ke publik.

"Prabowo selama kampanye 'kan mendaku seolah-olah dia paling nasionalis, dan bahkan sambil menggebrak-gebrak meja menuding banyak pihak sebagai antek asing," ujar Ari Junaedi.

Pengajar di sejumlah kampus ternama ini menilai manuver politik Prabowo Subianto usai pencoblosan 17 April 2019 terkesan sudah membabi buta dan melawan arus utama.

Ari Junaedi menilai Prabowo Subianto telah terjebak dalam keinginan sejumlah elite politik yang sejak awal menskenariokan dirinya pasti menang di Pilpres 2019.

"Elite di lingkar politik terdekat Prabowo inilah yang ditengarai politikus Demokrat Andi Arief sebagai genderuwo yang ikut bertanggung jawab terhadap informasi sesat kemenangan 62 persen bagi pasangan 01," ujar Ari Junaedi.

Baca Juga: Marak Baliho Prabowo - Sandiaga, Bawaslu Depok: Bukan APK

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI