Tarawih Spesial di Masjid Hijau Cambridge London, Masjid Pertama di Inggris

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 10 Mei 2019 | 13:05 WIB
Tarawih Spesial di Masjid Hijau Cambridge London, Masjid Pertama di Inggris
Masjid Hijau Cambridge di London, Inggris. (Antara)

Juru bicara Dr Abdal Hakim Murad dari Cambridge Mosque Trust, mengatakan bahwa di kota itu diperkirakan terdapat 6.000 warga Muslim yang biasanya melakukan ibadah shalat secara bergiliran di pusat-pusat Islam yang lebih kecil dan terlalu padat di tempat itu serta rumah-rumah yang dikonversi.

"Ada kebutuhan mendesak akan masjid yang layak di Cambridge, ini adalah ide yang sudah terlambat," ujarnya.

"Cambridge adalah kota global tetapi lambat untuk memiliki ruang multi-budaya seperti ini."

Proses pembangunan

Pada 2011, selebaran anonim dipasang di pintu-pintu rumah yang dekat dengan lokasi yang diusulkan untuk temat masjid baru itu yang isinya, mendesak orang untuk berkeberatan dengan alasan akan berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas. Namun, Dewan Kota Cambridge mengatakan menerima 50 surat yang menentang rencana pembangunan dan lebih dari 200 yang mendukung.

Masjid ini mencakup ruang shalat, area wudhu dan akomodasi untuk keluarga Imam dan ulama tamu.

Hal yang membanggakan mesjid dengan nol emisi karbon dengan penampung air hujan dan pompa panas sumber udara.

Julia Barfield, arsitek utama, mengatakan idenya adalah menciptakan "masjid yang benar-benar Inggris di abad ke-21".

"Masjid ini bisa menjadi jembatan budaya, dan membawa pesan lingkungan ke salah satu komunitas agama terbesar di dunia," katanya.

baca juga

Sementara itu Pancanita Kaloko yang biasa disapa Nita bercerita tentang Ramadan di mesjid baru yang diakuinya sangat membahagiakan.
"Senang bisa berjumpa dengan saudara seiman, walau berbeda kebangsaan tapi kita langsung akrab"

Alhamdulillah kebutuhan Jamaah rasanya sudah terpenuhi semua, seperti ada parkir di bawah tanah, tempat wudhu yang jauh terpisah dari toilet walau dalam satu ruangan, tersedia sendal untuk ke toilet di rak antara ruang wudhu dan toilet, sehingga jelas lebih bersih, toilet dilengkapi jetwasher, di depan toilet ada wastafel panjang dengan cermin yang besar, tempat wudhu ada mesin pengering untuk kaki, dan setelah itu ada corner yang dilengkapi dengan tissue lebar untuk wajah dan juga cermin, dan disediakan langsung seperti lubang untuk membuang tissue nya, jadi selalu bersih tempatnya. Dan banyak lagi fasilitas yang ada untuk pengunjung mesjid.

Pada awal pembangunan mesjid panitia menyerukan “belikan satu batu bata" gerakan yang diluncurkan untuk membantu mengumpulkan dana pembangunan masjid Cambridge yang dibangun pertama kali.

Diperkirakan sekitar 350.000 batu bata dibutuhkan untuk Masjid Abu Bakr Jamia.

Seruan dilakukan pada Ramadan, bulan doa dan puasa bagi Muslim. Setiap bata akan berharga £ 1,40.

Dr Tim Winter, kepala tim pemindahan masjid, mengatakan: "Kami punya target sekitar £ 500.000 untuk permohonan tahun ini."

Dia menambahkan: "Ramadan cenderung menjadi musim puncak bagi amal Muslim umumnya di seluruh dunia, mungkin karena orang tidak makan dan minum, sehingga mereka memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dan spiritual."

Bangunan dirancang Marks Barfield Architects, perusahaan di belakang pembangunan London Eye dan Kew Gardens.

Kompleks pembangunan mesjid berada di situs satu hektare, sebelumnya adalah gudang Robert Sayles, di Mill Road di Cambridge.

Secara keseluruhan diperkirakan biayanya mencapai 15 juta Poundsterling sementara telah mengumpulkan sepertiga sejauh ini.

Dr Winter mengatakan tampilan bangunan juga penting dan asosiasi penghuni dikonsultasikan.

"Cambridge bukan sembarang kota tua," katanya.

"Ini adalah salah satu pusat budaya hebat dunia. “Anda tidak dapat mengabaikan fakta bahwa di depan pintu kami, kami memiliki beberapa pameran arsitektur besar dunia.

"Jadi itu harus menjadi struktur yang benar-benar cukup mencolok, bukan hanya masjid Inggris rata-rata, yang merupakan batu bata dengan kubah aluminium di atasnya."

Mereka yang berada di belakang proyek mengatakan bahan-bahan lokal digunakan jika memungkinkan, sehingga batu bata untuk dijual adalah batu bata Gault kuning atau putih tradisional ke daerah Cambridge. Mereka mengatakan itu juga akan menjadi 'sehijau' mungkin. Air dari unit wudhu akan didaur ulang untuk mengairi kebun, atapnya akan tertutup vegetasi, dan jendela kaca besar di atap akan memastikannya dapat dinyalakan secara alami bahkan pada hari-hari musim dingin yang kelabu.

Diharapkan gedung baru akan membantu meringankan kurangnya ruang di masjid saat ini di Mawson Road, di mana umat Islam beribadah secara bergiliran atau harus shalat di jalan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salat Tarawih di Masjid atau di Rumah? Begini Riwayat Rasulullah

Salat Tarawih di Masjid atau di Rumah? Begini Riwayat Rasulullah

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 19:13 WIB

Masjid Sokambang, Saksi Peristirahatan Keluarga Raja Sumenep

Masjid Sokambang, Saksi Peristirahatan Keluarga Raja Sumenep

Jatim | Kamis, 09 Mei 2019 | 16:05 WIB

Ngalahin BLACKPINK, Video Emak-emak Kece Ingatkan Tarawih Ini Viral

Ngalahin BLACKPINK, Video Emak-emak Kece Ingatkan Tarawih Ini Viral

Tekno | Kamis, 09 Mei 2019 | 11:00 WIB

Gereja Katedral Siapkan Parkir Bagi Ribuan Jemaah Tarawih Akbar di Istiqlal

Gereja Katedral Siapkan Parkir Bagi Ribuan Jemaah Tarawih Akbar di Istiqlal

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 08:21 WIB

10 Ribu Jemaah Diprediksi Hadiri Tarawih Akbar di Masjid Istiqlal

10 Ribu Jemaah Diprediksi Hadiri Tarawih Akbar di Masjid Istiqlal

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 07:44 WIB

Terkini

Penantian 50 Tahun! Lahan Bumi Tridharma Pondok Labu Akhirnya Diusulkan Masuk Skema TORA

Penantian 50 Tahun! Lahan Bumi Tridharma Pondok Labu Akhirnya Diusulkan Masuk Skema TORA

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:44 WIB

Richard Lee Klaim Lolos Sidang Etik, Dakwaan Pidana Tetap Bergulir

Richard Lee Klaim Lolos Sidang Etik, Dakwaan Pidana Tetap Bergulir

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:30 WIB

Divonis 10 Tahun, Akankah Nadiem Dapat Amnesti dari Prabowo?

Divonis 10 Tahun, Akankah Nadiem Dapat Amnesti dari Prabowo?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:27 WIB

Percepat Pembangunan Huntap, Kasatgas Tito Dukung Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

Percepat Pembangunan Huntap, Kasatgas Tito Dukung Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:22 WIB

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:15 WIB

Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat

Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:11 WIB

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:41 WIB

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:31 WIB

×